Berita Sidoarjo

Usai Perjalanan Dinas, 15 Perangkat Desa di Sidoarjo Positif Covid-19, Pemkab Bersiap Keluarkan SE

Seusai perjalanan dinas ke Yogyakarta, 15 perangkat desa di Sidoarjo positif Covid-19, pemkab bersiap keluarkan SE.

Penulis: M Taufik | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/M Taufik
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor saat memimpin apel kesiapan pengamanan larangan mudik, Senin (26/4/2021) 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, M Taufik

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Penyebaran Covid-19 (virus Corona) di Sidoarjo semakin parah.

Setiap hari, jumlah warga yang terpapar juga terus bertambah. Termasuk 15 orang perangkat desa di Kecamatan Buduran, yang baru saja pulang perjalanan dinas.

Sedikitnya ada 112 orang perangkat yang menjadi perwakilan dari masing-masing desa di Kecamatan Buduran baru saja pulang dari Yogyakarta.

Rombongan tiga bus itu langsung diswab, begitu kembali ke Sidoarjo. Hasilnya 15 orang dinyatakan positif Covid-19.

“Sejak Minggu malam, kami sudah mendapat perintah dari Dinkes untuk menyiapkan tempat tes swab di kecamatan. Makanya, begitu mereka datang, langsung diswab semua,” kata Kepala UPTD Puskesmas Buduran, Yoppi Agung, Selasa (29/6/2021).

Para perangkat desa itupun bergiliran menjalani swab begitu sampai di Sidoarjo. Sebanyak 15 orang dinyatakan positif Covid-19. Tapi dari pemeriksaan kesehatan, mereka dinyatakan bagus alias tanpa gejala.

“Karena tidak ada gejala dan mereka juga tidak mengeluhkan apa-apa, sehingga disarankan untuk isolasi mandiri. Para perangkat desa yang positif itu pun sampai sekarang harus menjalani isolasi mandiri,” lanjutnya.

Kendati demikian, petugas dari Dinkes dan Puskesmas terus memantau kondisi mereka. Untuk memastikan semua tetap dalam kondisi bagus, dan bisa cepat tertangani jiwa sewaktu-waktu ada keluhan.

Di sisi lain, perjalanan ke luar kota oleh para perangkat desa itu ternyata tidak mendapat persetujuan Plt Camat Buduran, Aan Alifuzansyah. Pertimbangannya juga lantaran kondisi Covid-19 sedang meningkat penyebarannya.

"Secara prinsip saya tidak memperbolehkan mereka berangkat. Karena penyebaran Covid-19 juga sedang naik. Tapi mungkin karena mereka sudah menyiapkan lama, sudah bayar tempat dan lain sebagainya, akhirnya mereka tetap berangkat," kata Aan yang pada Selasa (29/6/2021) dimutasi jadi Sekretaris Dinas Pangan Sidoarjo.

Baca juga: Ada Layanan Vaksinasi Covid-19 Gratis di MMPP Polresta Sidoarjo, Ini Syarat yang Harus Dibawa

Aan juga mengungkapkan, acara itu tidak mencantumkan perizinan ke tingkatan pemerintah kabupaten. Sebab, acara tersebut merupakan acara internal desa yang diinisiasi oleh masing-masing sekdes se-Kecamatan Buduran.

"Itu acara desa untuk meningkatkan kualitas aparaturnya. Memang sudah dijadwalkan pada hari Sabtu pulang Minggu kemarin. Acara itu tidak izin ke bupati karena itu acara internal desa, di sana mereka melakukan bimtek," katanya.

Namun Aan juga mengakui bahwa sebagai Plt Camat Buduran, dirinya sempat menghadiri acara tersebut di Yogyakarta. Namun, dia berdalih bahwa kehadirannya di sana hanya sebagai tamu undangan saja.

"Saya ke sana untuk memantau mereka dan menjaga apakah menerapkan prokes atau tidak. Sekaligus sebagai tamu undangan,” kata dia.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved