Berita Jatim
Bansos PPKM Darurat di Jawa Timur Disalurkan Lewat PT Pos Indonesia, Terdekat Bakal Cair Mei-Juni
Wagub Emil Elestianto Dardak gandeng PT Pos Indonesia untuk salurkan bansos selama PPKM Darurat. Antisipasi sebaran varian baru Covid-19.
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Hefty Suud
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengungkapkan, Pemprov Jatim bakal berkolaborasi dengan PT Pos Indonesia terkait penyaluran Bantuan Sosial (Bansos).
Sama seperti tahun sebelumnya, kolaborasi itu bakal dilanjutkan sekaligus guna memastikan penyaluran bakal berlangsung optimal.
"Kami teringat tahun lalu kami sudah berkolaborasi dalam penyaluran dana bansos, maka standar yang ketat dan kami sudah berkoordinasi dengan Wakapolda," kata Emil Dardak di Surabaya.
Pada Rabu (7/7/2021), Emil telah bertemu dengan PT Pos Indonesia Regional 7 Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Dalam pertemuan tersebut, ada beberapa hal yang menjadi perbincangan.
Baca juga: Maksimalkan Grup WhatsApp, Polda Jatim Pantau Harga Obat Penanganan Covid-19 dan Stok Gas Oksigen
Terkait penyaluran bansos itu menjadi diantara pembahasan dalam pertemuan tersebut.
Menurut Emil, Pemprov Jatim bersama PT Pos juga akan berkoordinasi secara intens dengan Polda Jatim.
Hal itu juga untuk memastikan keamanan dan kelancaran penyaluran bansos selama PPKM Darurat.
Apalagi, masih ada potensi varian baru virus Corona ( Covid-19 ) yang lebih menular. Sehingga koordinasi untuk keamanan dan kelancaran penting terus diperhatikan.
"PT Pos akan segera bertemu dengan pak Wakapolda, karena penyaluran bansos ini menjadi salah satu titik rawan kerumunan dan penyebaran Covid-19," ungkap suami Arumi Bachsin tersebut.
Baca juga: Kok Satgas Diam?, Kantor WFH Tapi Pasar Hewan di Kabupaten Magetan Ramai Buka Saat PPKM Darurat
Berdasarkan penjelasan PT Pos Indonesia Regional 7 Jawa Timur, penyaluran dana bansos terdekat bakal dicairkan dalam dua bulan sekaligus, Mei dan Juni.
Masing-masing bulan senilai Rp 300 ribu. Sehingga, bakal diterima Rp 600 ribu.
Emil mengatakan, data penerima saat ini masih dalam tahap pembenahan di Kementerian Sosial.
"Misalnya satu Kabupaten, yaitu Trenggalek tapi sampai saat ini mereka belum bisa mendapatkan data finalnya. Tetapi, kami cek memang datanya sedang dimatangkan dan PT Pos juga belum dapat data finalnya" terang mantan Bupati Trenggalek tersebut.
Berita tentang PPKM Darurat
Berita tentang Jawa Timur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/wakil-gubernur-jatim-emil-dardak-pt-pos-indonesia.jpg)