Breaking News:

Berita Greisk

Kelabui Petugas Saat PPKM Darurat, Warung di Gresik Matikan Lampu, di Dalam Asik Ngopi Tanpa Prokes 

Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat jajaran Polsek dan Koramil Manyar bekerja ekstra dengan membubarkan pengunjung warung.

Penulis: Sugiyono | Editor: Januar Adi Sagita
TribunJatim.com/ Sugiyono
WARUNG - Tim gabungan Polsek Manyar memberikan sanksi kepada pengunjung warung yang tidak menerapkan protokol kesehatan, Senin (12/7/2021) 

Laporan wartawan TribunJatim Network, Sugiyono

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK  - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat jajaran Polsek dan Koramil Manyar bekerja ekstra dengan membubarkan pengunjung warung. Sebab, lampu warung  dimatikan dan pengunjung bergerombol tanpa memperdulikan protokol kesehatan, Senin (12/7/2021). 

Petugas gabungan dari jajaran Polsek Manyar, Koramil 0817 dan trantib Kecamatan Manyar merasa tertipu dengan kondisi warung kopi di Jalan Jawa Perumahan GKB yang gelap gulita. Namun, banyak kendaraan bermotor yang parkir di sekitar warung. Sehingga, ketika diobrak ke dalam warung, para pengunjung langsung semburat untuk menyelamatkan diri. 

Kapolres Gresik melalui Kapolsek Manyar AKP Bima Sakti Pria Laksana mengatakan, melihat banyak kendaraan parkir membuat petugas gabungan curiga. Sehingga, anggota langsung memberikan peringatan untuk segera keluar dari dalam warung dan tetap menerapkan protokol kesehatan. 

Anehnya, ketika diobrak, yang terlihat dari pengunjung warung yaitu perempuan mengenakan jaket ojek online,  pemuda dan anak-anak. 

Dari temuan dugaan pelanggaran PPKM darurat, para pengunjung warung yang tidak mengenakan masker diberi sanksi sosial yaitu push up. "Kita berikan peringatan kepada pengelola warung kopi dan para pengunjung untuk push up sebagai sanksi sosial," kata AKP Bima Sakti. 

Selain di ng kopi di Jalan Jawa Perumahan GKB, massa tim gabungan juga menemukan warung kopi  di Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar yang gelap tapi banyak motor parkir di sekitar warung. 

"Petugas dengan izin meminta pengelola warung untuk menyalakan lampu. Ternyata kelihatan, pengunjung warung yang bergerombol dan tidak pakai masker. Sehingga kita beri sanksi push up lagi," imbuhnya. 

Baca juga: CPNS Kemenkumham 2021, Ini Contoh Surat Lamaran SMA, Non-SMA dan Pernyataan, Login sscasn.bkn.go.id

Dari pelaksanaan PPKM darurat ini dan pemberlakuan jam malam, seharusnya masyarakat sadar untuk mentaati protokol kesehatan. Sehingga, penyebaran covid-19 dapat dicegah. 

"Dalam razia selalu kita sampaikan, patuhi protokol kesehatan. Laksanakan 5 M, yaitu memakai masker, menjaga jarah, mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas," imbuhnya. (ugy/Sugiyono).

Kumpulan berita Gresik terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved