Berita Jember
Pemkab Jember Beri Bantuan Warga, PKL dan Masyarakat Terdampak PPKM Darurat Jadi Sasaran Penerima
Pemkab Jember berikan bantuan beras untuk masyarakat, PKL dan warga terdampak PPKM Darurat jadi sasaran penerima.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Wahyunik
TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mulai menggelontorkan bantuan kepada warga terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat, juga warga yang sedang menjalankan isolasi mandiri (isoman).
Distribusi bantuan berupa sembako itu sudah dimulai pada Senin (12/7/2021) di Perumahan Griya Mangli Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, dan Jalan Gajah Mada, Kecamatan Kaliwates, Jember.
Sasaran di dua tempat itu adalah warga yang sedang isoman dan pedagang kaki lima (PKL).
Pada Selasa (13/7/2021), bantuan kembali didistribusikan, yakni di Kecamatan Patrang, dan Sumbersari.
Bantuan yang diberikan berupa beras.
"Setiap orang mendapatkan 5,6 Kg beras, yang itu untuk 14 hari ke depan," ujar Bupati Jember, Hendy Siswanto, Selasa (13/7/2021).
Bupati Hendy menegaskan, bantuan akan terus diberikan secara bertahap.
Sumber bantuan beras itu berasal dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Pemkab Jember, Belanja Tidak Terduga (BTT), juga dari Kementerian Sosial.
Pemkab Jember memiliki jatah 100 ton CBP yang berada di Bulog Jember.
"Kali ini ada 100 ton beras," ujar Hendy.
Bantuan beras tersebut diberikan kepada mereka yang selama PPKM Darurat ini terkena dampaknya, seperti tidak bisa bekerja secara maksimal, atau tempat usahanya tutup.
Baca juga: Gerakan Masyarakat Jember Membantu Warga yang Jalani Isolasi Mandiri, Beri Makanan hingga Dukungan
Selain itu, Pemkab Jember juga memberikan bantuan beras untuk warga yang sedang menjalani isolasi mandiri, seperti di Griya Mangli.
Ada puluhan kepala keluarga yang sedang melakukan isolasi mandiri di perumahan tersebut akibat Covid-19 (virus Corona).
Lebih lanjut, Bupati Hendy berharap seluruh masyarakat Jember turut serta bertanggung jawab menjaga keselamatan bersama dengan menjalankan protokol kesehatan dan patuh terhadap ketentuan PPKM Darurat.
“PPKM Darurat tinggal seminggu lagi, kita harus kompak dan disiplin. Mari kita semua, jangan keluar kemana-mana, ini kita harus lakukan demi nyawa keluarga kita," ujar Hendy.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/bupati-jember-hendy-siswanto-bersama-jajaran-forkopimda-jember-saat-menyerahkan-bantuan.jpg)