Berita Magetan

'Pasrah Mas' Curhat Pedagang Hewan Kurban di Magetan, Jelang Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19

Curhat pedagang hewan kurban di Kabupaten Magetan, jelang Idul Adha 2021 di tengah pandemi Covid-19. Sebut bikin hancur: pasrah mas.

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Doni Prasetyo
Purwadi, pedagang hewan kurban warga Desa Selotinatah, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur tidak satupun dagangannya laku di hari Idul Adha ini, akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. 

"Kok menawar, melihat kandang hewan aja tidak ada satu pun. Semua takut PPKM. Bukan virusnya yang ditakuti. Tapi petugas Covid-19, nya itu,"ungkap Purwadi.

Baca juga: Imbauan Ibadah Idul Adha 2021 dari PCNU Ponorogo, Mulai Salat hingga Penyembelihan Hewan Kurban

Kelihatannya PPKM  akan berakhir bertepatan dengan Idul Adha 2021.

"Dulu saya setiap hari kurban, keuntungan bisa mencapai tiga kali lipat dari modal. Sekarang, adanya PPKM ini bikin hancur, terlanjur modal dikulakkan kambing, tidak ada yang beli kambing. Semua jalan di sekat ketat, gimana pembeli mau lewat. Pasrah Mas," kata Purwadi.

Sebelum ada PPKM, harga kambing, siap untuk dikurbankan per ekor di tawarkan Rp 2,5 juta sampai Rp 3 juta.

"Meski pas Idul Adha, sama dengan berakhirnya PPKM, saya masih berharap kambing kambing saya ini masih laku, walau balik modal. Mudah mudahan pemerintah memberikan kelonggaran," harap Purwadi.

Berita tentang Idul Adha 2021

Berita tentang PPKM Darurat

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved