Breaking News:

Berita Terkini

Ingatkan Pentingnya Vaccine Nationalism, Menko Airlangga Dorong Produksi Vaksin Dalam Negeri

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto, menekankan pentingnya Indonesia memiliki kemampuan

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Januar
Tribunjatim/Luhur Pambudi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Airlangga Hartarto dalam audiensi bersama Direksi, Pimred & Manajer Tribun Network se-Indonesia via Zoom, Kamis (7/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto, menekankan pentingnya Indonesia memiliki kemampuan produksi vaksin

Hal itu penting, diantaranya agar ke depan tak perlu lagi tergantung pada vaksin produksi luar negeri. Apalagi, vaksinasi masih menjadi upaya untuk memperkuat kekebalan komunal atau herd immunity. 

Hal itu disampaikan Airlangga saat hadir dan berbicara dalam acara Gerakan Aksi Bersama Serentak Tanggulangi (Gebrak) Covid-19 yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Jumat (30/07/2021). 

"Tentu kita melihat, ke depan, bahwa kita perlu mempunyai kemampuan untuk produksi vaksin," kata Airlangga yang juga Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia, dalam acara yang berlangsung secara virtual tersebut. 

"Yang sekarang terjadi adalah vaccine nationalism, dimana vaksin ini prioritas diberikan kepada negara masing-masing," terangnya. 

Lewat vaccine nationalism itu tentu diharapkan kebutuhan vaksin Indonesia akan terpenuhi oleh produksi dalam negeri. Bahkan warga Indonesia harus bangga terhadap vaksin dalam negeri. 

Baca juga: Penularan Covid-19 di Kota Blitar Mayoritas dari Pasien Isolasi Mandiri yang Abai Prokes

Menurut dia, pemerintah juga berharap, vaksin yang diinisiasi oleh Universitas Airlangga dan Lembaga Eijkman, bisa dipercepat. 

Airlangga mengapresiasi inisiatif Unair yang telah masuk ke platform pengadaan Vaksin  Merah Putih, bersama lembaga Eijkman. Diharapkan vaksin itu segera masuk tahap uji coba Mataka.

Dia juga berharap adanya percepatan kerja sama dengan Biotis, yang akan masuk di Agustus dalam penelitian cara membuat obat yang baik oleh BPOM. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved