Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Jatim

Insentif Tenaga Kesehatan Jatim Sudah Cair Sampai Mei, di APBD 2021 Telah Dialokasikan Rp 212,7 M

Insentif untuk tenaga kesehatan di Jawa Timur sudah cair sampai Mei, di APBD 2021 telah dialokasikan Rp 212,7 miliar.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/ Didik Mashudi
ILUSTRASI - Tenaga kesehatan RSUD Gambiran Kediri memakai baju hazmat lengkap merawat pasien Covid-19 sesuai protokol kesehatan, Kamis (1/7/2021). 

Di kesempatan sebelumnya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa di tahun 2021 ini, Pemprov Jawa Timur telah membelanjakan anggaran sebesar Rp 446,5 miliar untuk penanganan Covid-19. 

Realisasi belanja tersebut telah mencapai 58,03 persen dari target alokasi belanja daerah untuk penanganan Covid-19 secara keseluruhan sebesar Rp 769,5 miliar. 

Yang terinci untuk penanganan Covid-19 telah terbelanjakan sebesar Rp 166,6 miliar atau 113,9 persen dari target alokasi Rp 145,2 miliar. Kemudian juga belanja dukungan vaksin sebesar Rp 5,2 miliar atau 100 persen dari target anggaran yang dialokasikan. 

Sedangkan untuk belanja kesehatan telah terealisasi sebesar Rp 142,6 miliar atau 35,19 persen dari target alokasi Rp 405,3 miliar. 

Di samping itu, dalam penanganan pandemi Covid-19, Pemprov Jawa Timur juga menggunakan belanja tak terduga (BTT) guna memaksimalkan upaya meminimalisir dampak pandemi. Per tanggal 23 Juli 2021, Pemprov Jawa Timur telah merealisasikan anggaran BTT sebesar Rp 179,9 miliar atau 43,10 persen dari target alokasi BTT sebesar Rp 417,438 miliar.

“Realisasi atau serapan anggaran penanganan Covid-19 Jawa Timur ini adalah yang tertinggi di pulau Jawa. Dan secara nasional serapan anggaran penanganan Covid-19 Jatim menempati nomor tiga, setelah NTT dan Kaltim,” tegas Khofifah. 

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved