Breaking News:

Apotek Online Lifepack

Kadar Trombosit Normal dan Cara Menjaga Kestabilannya, Berikut Deretan Makanan yang Bisa Dikonsumsi

Kadar trombosit normal dan cara menjaga kestabilan trombosit, berikut ini deretan makanan yang bisa dikonsumsi untuk meningkatkan kadar trombosit.

Editor: Dwi Prastika
Shutterstock By Dmitry Demidovich
Kadar trombosit normal dan cara menjaga kestabilannya. 

TRIBUNJATIM.COM - Darah manusia terdiri atas 4 komponen penting, salah satunya adalah trombosit atau keping darah. Layaknya komponen darah yang lain, trombosit memegang peranan penting dalam tubuh, seperti membentuk bekuan darah. Makanya, Anda harus menjaga agar kadar trombosit normal dalam tubuh. Simak ulasan berikut ini mengenai trombosit, peran, serta cara menjaga kestabilannya.

Apa Itu Trombosit?

Trombosit merupakan sel yang beredar dalam darah dan akan melekat antara satu dengan yang lainnya saat ada kerusakan pada pembuluh darah. Saat seseorang terluka dan mengeluarkan darah, maka trombosit akan membentuk bekuan darah pada lokasi pembuluh darah yang rusak tersebut, sehingga terjadinya pendarahan pun bisa dicegah.

Dalam kondisi normal, dimana tak ada terjadi kerusakan pada pembuluh darah, trombosit berada dalam bentuk non-aktifnya, yakni seperti piring berukuran kecil. Namun, saat pembuluh darah mengirim sinyal pada trombosit saat terjadi luka, trombosit akan bertransformasi ke dalam bentuk aktifnya, yang menyerupai laba-laba atau gurita dengan tentakelnya.

Baca juga: Mengetahui Penyebab, Gejala dan Rekomendasi Obat Asam Lambung

Jumlah normal trombosit manusia dalam tubuh berkisar antara 150.000 hingga 450.000 trombosit per mikroliter darah. Seseorang yang jumlah trombositnya melebihi 450.000 per mikroliter darah, berada dalam kondisi trombositosis. Sedangkan untuk kondisi di mana jumlah trombositnya kurang dari 150.000 per mikroliter darah, disebut dengan trombositopenia.

Penyebab Rendahnya Kadar Trombosit dalam Darah

Rendahnya kadar trombosit dalam darah ditandai dengan jumlahnya yang kurang dari 150.000 per mikroliter darah. Jika kadar trombosit rendah, maka risiko seseorang mengalami pendarahan saat terluka akan mengalami peningkatan.

Simak berikut ini beberapa gejala yang timbul saat jumlah trombosit rendah dalam tubuh, mulai dari yang ringan hingga relatif serius.

1. Mimisan

2. Munculnya memar berwarna merah, ungu, hingga kecokelatan di permukaan kulit

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved