Breaking News:

Ketua IAI Ikut Bangga dengan 35 Apoteker Angkatan Pertama IIK Bhakti Wiyata Kediri: Jempolan Sekali

Ketua Ikatan Apoteker Indonesia turut bangga pada 35 apoteker angkatan pertama IIK Bhakti Wiyata Kediri: Ini jempolan sekali.

Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Amalia Ralita Lanuru asal Kota Merauke, Papua, menjadi lulusan terbaik IIK Bhakti Wiyata Kediri dengan IPK 3,9 dan merupakan nilai rata-rata tertinggi dalam UKAI di tingkat nasional, Sabtu (14/8/2021). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Fakultas Farmasi Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Bhakti Wiyata Kediri sukses melaksanakan sidang pengucapan lafal sumpah apoteker pada Sabtu (14/8/2021).

Diresmikan pada 17 Oktober 2019, Program Studi Profesi Apoteker adalah program studi (Prodi) termuda di lingkungan IIK Bhakti Wiyata Kediri.

Di bawah pimpinan apt Yogi Bhakti Marhenta sebagai Kepala Program Studi, Prodi termuda tersebut berhasil menjawab tantangan dengan meluluskan 35 apoteker angkatan pertama.

“Suatu capaian luar biasa, tangis haru bahagia dan kebanggaan untuk kami, bisa mengantarkan mahasiswa kami menjadi apoteker pertama dari Fakultas Farmasi IIK Bhakti Wiyata Kediri,” ucap Yogi Bhakti Marhenta.

Ia juga menjelaskan, sebagian besar dari 35 orang ini sudah dipinang oleh berbagai instansi, mulai dari industri farmasi hingga rumah sakit.

Baca juga: Rektor IIK Bhakti Wiyata Kediri Lantik 84 Pejabat Struktural Baru Periode 2021-2025

“Artinya mereka sudah mendapatkan pekerjaan, bahkan sebelum lulus,” tambahnya.

Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Nurul Falah Eddy Pariang turut mengucapkan selamat kepada seluruh dosen dan orangtua atas capaiannya dalam mengantarkan putra-putrinya menjadi apoteker.

“Atas nama pengurus pusat IAI, Anda sekalian kami panggil dengan sebutan rekan sejawat. Saya punya sejarah panjang dengan IIK Bhakta Kediri (IIK Bhakti Wiyata Kediri) dalam proses pendirian program studi profesi apoteker sampai dengan hari ini adik-adik apoteker diambil sumpahnya. Jadi saya ikut senang, ikut bangga, selamat kepada orangtua telah mengantarkan putra-putrinya menjadi apoteker,” ujarnya.

Ia berpesan kepada apoteker baru agar berpraktik dengan amanat, taat aturan, dan memegang erat etika profesi apoteker, agar profesi apoteker bisa terlihat perannya secara nyata di Indonesia.

“Tingkat kelulusan 87,5 persen untuk angkatan pertama ini jempolan sekali, prestasi yang luar biasa, ini bukti bahwa IIK Bhakta luar biasa di dalam effort-nya,” ujarnya.

Seperti diketahui, untuk menjadi apoteker, salah satunya harus lulus dalam Ujian Kompetensi Apoteker Indonesia (UKAI).

Tampil dengan predikat lulusan terbaik, disandang oleh apt Amalia Ralita Lanuru asal Kota Merauke, Papua.

Amalia menjadi lulusan terbaik setelah berhasil lulus dengan IPK 3,9 dan juga mencatatkan nilai rata-rata tertinggi dalam UKAI di tingkat nasional.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved