Berita Malang

Retribusi RPH di Kabupaten Malang Merosot Akibat Permintaan Daging Menurun

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang mencatat ritme Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Malang sektor retribusi Rumah Potong Hewan

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Januar
SURYA/ERWIN WICAKSONO
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Malang, Nurcahyo, Minggu (17/3/2019). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang mencatat ritme Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Malang sektor retribusi Rumah Potong Hewan (RPH) merosot alias alami penurunan.

Penurun dipicu karena tingkat konsumsi daging pada masa pandemi seperti sekarang ini turun.

"Retribusi RPH sampai sekarang untuk semester I itu realisasinya hanya kisaran Rp 110 juta. Sedangkan targetnya tetap sama seperti sebelum pandemi sekitar Rp 405 juta," kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang, Nurcahyo ketika dikonfirmasi.

Nurcahyo tak menampik jika penurunan permintaan daging sapi di Kabupaten Malang menjadi pemicu terbesar penurunan retribusi. Dirinya menganalisa PPKM berdampak pada sektor produktifitas usaha yang memanfaatkan daging. Sehingga serapan konsumsi daging sapi untuk sektor usaha tersebut mengalami penurunan.

"Kebutuhan daging di hotel, warung dan lainnya itu banyak yang mengalami penurunan. Sehingga pembelian atau permintaan daging sapi di RPH kita menurun sekitar 50 persen," katanya.

Kata Nurcahyo, penurunan konsumsi daging sapi berimbas pada ritme usaha peternak di Kabupaten Malang.

"Dulu rata-rata minimal masih 70 persen, sekarang tinggal 40 sampai 50 persen. Alhasil pemotongan di RPH menurun karena pasarnya menurun. Imbasnya perputaran itu mengalami penurunan juga," katanya.

Baca juga: Saat Soekarno Tahu Dirinya akan Dieksekusi Mati, Langsung Tenang seusai Baca 1 Ayat Alquran

Menimbang kondisi yang terjadi, Nurcahyo berpendapat secara realistis tentang capaian target PAD dari retribusi RPH. Pihaknya merasa target yang dicanangkan dirasa cukup sulit tercapai. Nurcahyo pun mengusulkan agar dilakukan rasionalisasi sesuai dengan potensi yang ada saat ini.

"Kemarin minta didalam perubahan itu untuk bisa dirasionalisasi sesuai dengan potensi yang ada. Langkah pemerintah akan memberikan bantuan kepada kelompok ternak untuk diputar disana," tuturnya.

Terakhir, Nurcahyo menyatakan pemberian bantuan pemulihan ekonomi nasional untuk para peternak sudah berjalan.

"Bantuannya, untuk kelompok ternak sapi dibantu 5 ekor, untuk kambing 11 ekor per kelompok ternak," tutupnya.

Kumpulan berita Malang terkini

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved