Breaking News:

Dompet Digital DANA 2.0 Tampil Baru, Akselerasi dan Optimalisasi Transaksi Digital #BebasDrama

Evolusi DANA v.2.0 bentuk keseriusan dalam menjawab tantangan transaksi digital saat ini. Begini kata Vince Iswara, CEO dan Co-Founder DANA.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Hefty Suud
Istimewa/TribunJatim.com
DANA - Tampilan baru aplikasi dompet digital DANA.  

Berpijak pada komitmen tersebut, DANA v.2.0 menghadirkan sejumlah pembaruan pada beberapa aspek yang menjadi pilar DANA sebagai dompet digital yang aman dan tepercaya (trusted), bersahabat dan ramah pengguna (friendly), serta mudah dan selalu siap diandalkan (accessible).

Tampilan yang menyegarkan dari DANA v.2.0 ini dapat segera pengguna temui pada tampilan depan DANA atau DANA Home yang makin ramah pengguna. Tampilan antarmuka dalam versi teranyar ini menjadi lebih bersih dengan sajian informasi kontekstual yang lebih baik untuk setiap komponen.

Pengguna kini dapat dengan mudah memanfaatkan kolom pencarian untuk transfer yang lebih praktis. Selain itu, pada tampilan barunya, DANA juga memajang deretan tujuan transaksi yang terakhir dilakukan.

Kedua pilihan ini menjadi jalan pintas bagi pengguna untuk mempercepat transfer pada tujuan yang sama baik sesama pengguna DANA ataupun rekening bank.

Pintarnya teknologi yang dimiliki DANA dapat dirasakan lewat fitur Smart Pay. Fitur ini membantu memberikan rekomendasi metode pembayaran terbaik untuk pengguna.

Borrys Hasian, Design Innovation Consultant & Design Sprint Expert, mengatakan, setiap penyedia layanan keuangan saat ini harus selalu adaptif dalam menanggapi kebutuhan pengguna yang senantiasa berubah-ubah.

“Peran teknologi makin penting dalam mewujudkan ekonomi digital yang kian inklusif dan kontributif. Salah satu caranya adalah melalui pembaruan tampilan UI/UX seperti yang diimplementasikan oleh DANA," komentar Borrys.

Baca juga: Antisipasi Covid-19, Kapolresta Sidoarjo Ajak Kru dan Penumpang Bus Pakai Aplikasi Peduli Lindungi

Fokus utama yang perlu diprioritaskan dalam setiap pembaruan ini tidak hanya semata-mata untuk melakukan diferensiasi produk.

Tetapi harus dipertimbangkan lebih holistik dan user-centered.

"Yaitu membuat User Experience yang lebih baik dengan pengalaman personal yang bernilai, bermakna, dan engaging (menarik) dalam setiap perjalanan pengguna dalam bertransaksi digital, serta mampu meningkatkan literasi keuangan digital mereka dan memudahkan hampir segala aspek kehidupan pengguna,” beber Borrys.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved