Breaking News:

Pembunuhan Kakak dan Adik di Sidoarjo

Pembunuhan Kakak dan Adik di Sidoarjo, Kedua Korban Hanya Mengalami Luka di Bagian Leher

Update pembunuhan kakak dan adik di Sidoarjo, kedua korban hanya mengalami luka di bagian leher, luka sayatan pisau dan dicekik.

Penulis: M Taufik | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/M Taufik
Polisi saat membeber tersangka dan barang bukti pembunuhan kakak dan adik di Sidoarjo yang dilakukan oleh pria asal Kediri, Rabu (8/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, M Taufik

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Polisi masih mendalami kasus pembunuhan terhadap Dira (20) dan Dea (13), kakak adik asal Dusun Wedoro Sukun, Desa Wedoro, Kecamatan Waru, Sidoarjo, yang dilakukan oleh Heru Erwanto, pemuda 25 tahun asal Plosoklaten, Kediri.

Dari pemeriksaan terhadap jenazah korban pembunuhan kakak dan adik di Sidoarjo, diketahui keduanya hanya mengalami luka di bagian leher.

Korban Dea mengalami luka sayatan pisau di leher sebelah kanan atas, sementara korban Dira lukanya bekas dicekik oleh pelaku.

“Penyelidikan terus kami lakukan, termasuk mendalami luka yang dialami korban dan mencocokkan dengan keterangan tersangka yang sudah berhasil ditangkap oleh petugas,” ungkap Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, Rabu (8/9/2021).

Dalam penyidikan ini, polisi juga masih berusaha memastikan apakah korban sudah meninggal dunia saat dianiaya oleh pelaku, atau meninggal dunia di dalam sumur setelah teraniaya dan dibuang di dalam sumur dengan kedalaman sekitar 6 meter tersebut.

“Itu masih kita dalami. Penting untuk memastikan, apakah korban meninggal saat dianiaya atau ketika di dalam sumur,” lanjutnya.

Keterangan pelaku menyebut, kedua korban sudah tidak bergerak sebelum dimasukkan ke dalam sumur. Namun keterangan itu perlu dikroscek dan dibuktikan dengan visum terhadap jasad korban yang dilakukan oleh tim medis.

Kepada polisi, pelaku mengakui bahwa pembunuhan ini bermotif asmara.

Baca juga: Kakak-Adik di Sidoarjo Dihabisi, Jenazahnya Dibuang di Sumur, Korban Masih Mahasiswa dan Bocah SD

Pada Senin (6/9/2021) malam, Heru bermaksud menemui Dira untuk menyampaikan isi hatinya. Saat itu, Dira sedang di rumah bersama adiknya, Dea. Sementara kedua orang tua mereka masih bekerja, menunggu warung kopi.

Beberapa saat setelah pelaku datang, dia sempat cekcok mulut dengan korban. Sampai terjadi tarik-tarikan, kemudian korban Dea ke dapur mengambil pisau untuk membantu kakaknya.

Melihat itu, Heru langsung memegang tangan korban Dea. Mereka sempat tarik-menarik pisau dapur kecil yang dibawa korban. Kemudian didorong dan disayatkan ke leher korban.

Dea pun tersungkur. Darah bercucuran dari lehernya yang tersayat pisau dapur.

"Melihat itu, kakaknya histeris. Pelaku panik, kemudian mencekik leher korban," urai Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Kemudian, pelaku menyeret dua korban ke belakangan rumah. Lantas menceburkan kakak beradik itu ke dalam sumur.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved