Breaking News:

Berita Surabaya

Pejabat di Pemkot Surabaya Teken Kontrak Kerja, Jika Tak Capai Target Siap-siap Dimutasi

Jajaran pimpinan Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemkot Surabaya wajib menjalankan peran sesuai dengan kontrak kerja. Apabila tak mencapai target

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Januar
TribunJatim.com/Bobby Constantine Koloway
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Sabtu (21/8/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Constantine Koloway

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jajaran pimpinan Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemkot Surabaya wajib menjalankan peran sesuai dengan kontrak kerja.

Apabila tak mencapai target, maka harus bersiap mutasi. 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menekankan, bahwa proses mutasi dan promosi mengacu pada kinerja pejabat yang bersangkutan selama bertugas. "Semua Kepala PD di pemkot punya target kinerja," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Jumat (10/9/2021). 

Capaian kinerja akan dievaluasi. Mana yang telah atau belum mencapai target wajib disampaikan kepada masyarakat melalui media. 

Evaluasi ini akan menjadi rujukan penilaian kinerja bagi setiap Kepala PD. Ini akan menentukan apakah Kepala PD itu masih layak menjabat atau harus dimutasi. 

"Sehingga output ini akan menjadi evaluasi kinerja. Apakah Kepala PD ini tetap bisa lanjut atau tidak lagi menjadi Kepala PD," jelasnya. 

Kontrak kinerja tak hanya berlaku bagi Kepala PD. Namun, juga diterapkan kepada seluruh pejabat struktural. 

Termasuk pula kepada Camat, Lurah, Kepala Bidang (Kabid) dan Kepala Seksi (Kasi). "Setiap enam bulan sekali, output harus kelihatan," tegas mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini.

Sehingga, mutasi untuk pejabat struktural bukan hanya karena membuat "kesalahan fatal". Misalnya, terlibat kasus korupsi atau permasalahan hukum lainnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved