Breaking News:

Berita Surabaya

Vaksinasi Sukses Tekan Kasus Covid, Jenderal Bintang 2 Asli Surabaya Ini Tak Henti Ajak Warga Vaksin

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengimbau masyarakat untuk segera mengakses layanan vaksinasi yang tersedia di berbagai macam instansi termasuk ke

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM/istimewa
Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta saat motivasi pelajar santri peserta vaksinasi di Yayasan Pendidikan Sosial dan Ma'arif (YPM) Taman, Sidoarjo, Selasa (14/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA-Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengimbau masyarakat untuk segera mengakses layanan vaksinasi yang tersedia di berbagai macam instansi termasuk kepolisian di masing-masing daerah.

Atau untuk memperoleh layanan vaksinasi tersebut, masyarakat bisa datang melapor langsung kepada pihak otoritas pemerintah setempat seperti RT, RW, kelurahan, kecamatan, bahkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

"Mohon dukungan baik kepada masyarakat, kami akan siap selalu melaksanakan vaksinasi, ayo datang ke Bhabinkamtibmas, datang ke Babinsa, datang kepada RT, RW dan melapor, nanti secara berjenjang akan disiapkan vaksin pada masyarakat," ujar Mantan Kapolsek Metro Ciputat itu, Selasa (14/9/2021).

Pasalnya, ungkap mantan Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya itu, ketercapaian target vaksinasi menentukan pemulihan aktivitas kehidupan masyarakat, salah satunya di sektor pendidikan yakni pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM).

Soal penurunan level PPKM di sejumlah daerah kabupaten dan kota di Jatim, menurut Nico, mengindikasikan kesiapsiagaan pihak pemerintah (pemda) dalam melakukan percepatan penanganan Pandemi Covid-19.

Terdapat sejumlah parameter percepatan penanganan Pandemi Covid-19, yaitu respon yang dilakukan oleh suatu wilayah terhadap permasalahan angka positif, angka sembuh, dan angka meninggal. 

Respon yang dimaksud memiliki tiga indikator. Meliputi, pertama, berapa banyak testing yang dilakukan. Kedua, berapa banyak tracing yang dilakukan. Ketiga, bagaimana tingkat kesuksesan treatment yang dilakukan. 

"Ini selalu dievaluasi oleh Menkes dan ada beberapa daerah, misalkan kemarin Lamongan, Tuban, sudah turun menjadi level satu. Karena respon yang dilakukan terhadap permasalahan itu baik," kata mantan pasukan United Nations International Police Task Force itu.

Terkait pelaksanaan PTM, Nico juga mendorong, kepada masyarakat di daerah-daerah yang belum sesuai harapan jumlah ketercapaian vaksinasi, terutama kalangan guru dan pelajar, untuk segera mengakses layanan vaksinasi yang telah disediakan pihak pemkab masing-masing daerah.

"Untuk daerah-daerah yang masih di level 3, kami harapkan melakukan hal yang sama, sehingga dengan terus turunnya level nanti salah satunya nanti proses PTM akan dapat dilakukan sesuai aturan. Tapi harus vaksin semua, jadi baik guru, murid maupun perangkat di dalam satu lembaga pendidikan itu semuanya divaksin," pungkas mantan Kanit Sumber Daya Alam dan Lingkungan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya itu.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved