Breaking News:

Berita Jatim

Potensi Gelombang Tsunami Setinggi 28 Meter Ancam Pacitan, Ini Upaya BMKG

Koordinator Bidang Observasi dan Informasi, Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) stasiun Geofisika Pasuruan, Suwarto, menyampaikan

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.COM/M SUDARSONO
Ilustrasi gelombang tinggi 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Koordinator Bidang Observasi dan Informasi, Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) stasiun Geofisika Pasuruan, Suwarto, menyampaikan, masyarakat tidak perlu panik terkait kabar potensi tsunami yang melanda beberapa wilayah Jawa Timur.

Sebelumnya diberitakan, Kepala BMKG Pusat Dwikorita Karnawati, menyatakan, dari hasil kajian didapat skenario terburuk gempa dan tsunami setinggi 28 meter bisa menerjang Pacitan dalam 29 menit.

"Sebelumnya memang ada kegiatan antara Kementerian Sosial dan BMKG yang dihadiri oleh ibu kepala. Acara itu menindaklanjuti kegiatan penelitian yang dilakukan oleh BMKG Pusat. Kegiatannya sebenarnya  bersinergi dan berkesinambungan sudah mulai awal tahun 2021 dari Januari kemarin," ujarnya, Sabtu (18/9/2021).

BMKG, lanjut Suwarto, memetakan daerah daerah yang rawan tsunami kemudian membuat skenario atau pemodelan apabila nanti terjadi potensi gempa besar, serta tinggi maupun jarak gelombang tsunami ketika mencapai daratan.

Baca juga: Penyimpangan Seks Pria yang Komersilkan Istri di Trenggalek Bermulai dari Film Dewasa

"Untuk skenario ini sumber gempanya menggunakan PUSGEN, Pusat Studi Gempa Nasional yang dirilis tahun 2017, dirumuskan para ahli gempa bumi, ahli geologi,dan ahli geofisika. Ini merupakan rangkaian kegiatan yang sudah dari awal tahun," ungkapnya.

"Hasil kajian berupa peta rawan tsunami di kawasan pantai yang dihuni padat penduduk, pantai wisata, pantai yang menjadi objek vital pelabuhan perikanan, kami petakan dan buatkan skenario. Dari hasil itu kami verifikasi langsung ke pantai," sambungnya 

Suwarto juga menambahkan, pihaknya kemudian meninjau kesiapan warga sekitar menghadapi dan mengantisipasi potensi tsunami. Mulai dari rambu rambu, jalur evakuasi, tempat evakuasi sementara maupun akhir.

"Dari situ kami membuat rekomendasi ke pemerintah setempat. Kemarin di Pacitan kami tunjukkan dari hasil kajian ada potensi tsunami tingginya sekian, gempa berkekuatan sekian, serta gelombang tsunami tingginya sekian. Itu sudah kami sampaikan kepada kepala daerah setempat.Mungkin perlu digaris bawahi bukan prediksi tapi potensi," tegasnya.

Sebenarnya, kata Suwarto,  khusus Jawa Timur sepanjang pantai selatan mulai dari Pacitan, Tulungagung, Blitar, Trenggalek, Malang, Lumajang, sampai Jember Banyuwangi  berpotensi terjadi Tsunami.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved