Breaking News

Berita Kota Batu

Alun-alun Kota Batu Mulai Ramai saat PPKM Level 3, Wali Kota Ingatkan Pengunjung soal Kesehatan

Sejumlah fasilitas umum di Kota Batu telah ramai oleh kunjungan warga. Padahal, Kota Batu masih masuk PPKM Level 3 sesuai Instruksi Menteri Dalam Nege

Tayang:
Penulis: Benni Indo | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/BENNI INDO
Kondisi parkiran sepeda di kawasan Alun-alun Batu yang mulai penuh karena banyak orang berkunjung. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Sejumlah fasilitas umum di Kota Batu telah ramai oleh kunjungan warga. Padahal, Kota Batu masih masuk PPKM Level 3 sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 42 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Sesuai Inmendagri No 42 Tahun 2021, fasilitas umum masih tertutup sementara oleh warga. Adapun fasilitas umum seperti mall dan tempat wisata buka dengan sejumlah persyaratan.

Salah satu fasilitas umum yang kini banyak didatangai warga adalah Alun-alun Kota Batu.

Pantauan Surya (Tribun Jatim Network) di lokasi, Alun-alun Kota Batu mulai didatangi orang, terutama di akhir pekan menjelang malam. 

Sejumlah pedagang kaki lima telah menggelar dagangan mereka. Tempat parkir sepeda motor dan mobil juga mulai penuh.

Hanya saja, pengunjung masih tidak bisa masuk ke dalam Alun-alun karena akses masih ditutup. 

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengimbau agar warga yang datang ke Kota Batu maupun Alun-alun harus memastikan diri sehat wal afiat. Selain itu juga harus telah menerima vaksin.

Baca juga: Nikmatnya Pincukan Tawon, Sajian Langka di Kota Batu Berbahan Dasar Sarang Lebah Madu, Cuma Rp7 Ribu

"Lebih baik vaksin kedua. Paling tidak sudah dosis pertama," ujar Dewanti.

Dewanti berujar, ia ingin sekali membuka Alun-alun Batu. Namun karena kondisinya masih di level 3, maka fasilitas umum milik Pemkot Batu itu harus ditutup sementara. Dewanti pun tidak melarang warga yang datang ke Alun-alun.

"Sebetulnya saya ingin sekali membuka Alun-alun Batu, tapi karena kami di level 3 sesuai Inmendagri, sehingga tidak diperbolehkan. Kalau lihat eksistingnya, sebaiknya dibuka agar warga tidak mengumpul di pinggir jalan. Tapi sesuai regulasi masih belum bisa dibuka, kami akan koordinasi dengan provinsi dan pusat," ujarnya.

Dikatakan Dewanti, capaian vaksinasi dosis pertama di Kota Batu telah mencapai 60 persen. Sedangkan dosis kedua 30 persen. Dalam waktu dekat, Kota Batu akan menerima vaksi PFizer

"Saat ini, kami butuh 50 ribu orang lagi untuk mencapain100 persen penduduk di atas 12 tahun yang sudah menerima vaksin. Sekarang 60 persen dosis pertama dan 30 persen dosis kedua 30. Sampai September ini direncanakan bisa 100 persen sedangkan yang dosis kedua 50 persen," kata Dewanti.

Anggota Komisi XI, DPR RI, M Sarmuji juga turut  mengomentari kepatuhan warga Kota Batu menerapkan protokol kesehatan. Menurutnya, capaian vaksinasi memang harus diiringi dengan penerapan protokol kesehatan. 

"Masyarakat Batu kalau saya lihat selalu menggunakan masker. Pengalaman saya berkunjung ke beberapa tempat di Jawa Timur, kadang hanya rombongan saya saja yang menggunakan masker," kata Sarmuji dalam kunjungannya ke Kota Batu melihat proses vaksinasi yang diselenggarakan DPD Partai Golkar Batu.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved