Breaking News:

Berita Malang

Peduli Diri Sendiri Dimulai dengan Lakukan Skrining Mandiri Melalui Aplikasi Mobile JKN

Kini skrining kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN telah hadir untuk peserta JKN-KIS. Tanpa harus antre ke dokter maupun klinik kesehatan.

Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Peserta JKN-KIS melakukan skrining kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN, Rabu (22/9/2021). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Semakin berkembangnya teknologi, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) ikut berpartisipasi aktif mengembangkan inovasi terkait skrining atau pemeriksaan kesehatan melalui aplikasi.

Kini skrining kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN telah hadir untuk peserta JKN-KIS. Masyarakat tidak perlu ragu dan takut lagi untuk mengetahui kesehatan mereka tanpa harus antre ke dokter maupun klinik kesehatan.

Skrining adalah pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui apakah seseorang berisiko lebih tinggi mengalami suatu masalah kesehatan. Skrining kesehatan dapat dilakukan sebagai bagian dari pemeriksaan medis. Pemeriksaan ini bermanfaat untuk mendeteksi beragam masalah kesehatan sejak dini, sehingga penyakit yang parah tidak terjadi dan kualitas hidup pun meningkat.

"Menurut saya memang perlu adanya skrining kesehatan mandiri, selain untuk mendeteksi risiko kesehatan kita, namun bisa juga digunakan untuk mencegah semakin parahnya penyakit, karena pada akhir skrining kita diberi hasil serta anjuran atas skrining yang sudah kita lakukan," ujar Cintia (24), Rabu (22/9/2021).

BPJS Kesehatan menyediakan Fitur Skrining Riwayat Kesehatan yang terdapat pada aplikasi Mobile JKN. BPJS Kesehatan Cabang Malang telah melakukan berbagai sosialisasi untuk mengajak peserta JKN untuk memanfaatkan fitur tersebut, untuk mendeteksi apakah seseorang mengalami masalah kesehatan sebelum mencapai fase tingkat lanjut.

Seluruh peserta JKN (usia berapapun) dapat mengisi Skrining Riwayat Kesehatan pada aplikasi Mobile JKN atau pada website BPJS Kesehatan setahun sekali.

Hasil Skrining Riwayat Kesehatan dapat ditindaklanjuti melalui kunjungan ke FKTP dan telekonsultasi/ pelayanan tidak langsung lainnya.

Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi dan kebiasaan peserta JKN-KIS yang dapat menentukan hasil yang berupa risiko kesehatan yang akan dialami, serta saran atau anjuran apa saja yang harus dilakukan untuk mencegah risiko-risiko tersebut.

"Sangat membantu sekali bagi saya pribadi yang sebelumnya kurang peduli dengan diri sendiri, karena aksesnya sangat mudah, hanya menggunakan Mobile JKN kita sudah bisa melakukan skrining kesehatan mandiri," tambah Cintia.

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Kantor Cabang Malang, Eka Yuni Kusdarwati mulai mensosialisasikan Fitur Skrining Riwayat Kesehatan dari lingkup terdekat, yakni seluruh pegawai BPJS Kesehatan Kantor Cabang Malang. Hal ini dilakukan agar lingkup terdekat peduli akan kesehatan diri sendiri sebelum melakukan pelayanan optimal kepada peserta JKN.

Dia juga mengatakan, BPJS Kesehatan tidak hanya terpaku kepada pelayanan kesehatan, tetapi juga pada program promotif-preventif kepada peserta JKN-KIS, salah satunya melalui Skrining Riwayat Kesehatan.

"Kita harus peduli dengan kesehatan diri sendiri. Adanya skrining sangat mempermudah peserta JKN KIS untuk dapat mengetahui risiko kesehatan serta mendapat saran atau anjuran setelah melakukan skrining," tambah Eka.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved