Breaking News:

Berita Jatim

Tahapan Pembahasan Terus Dilanjut, Gedok P-APBD Jatim 2021 Diprediksi Sesuai Jadwal

Pembahasan P-APBD Jatim 2021 nampaknya bakal tetap sesuai dengan jadwal tahapan yang telah ditentukan.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Yusron Naufal Putra
Suasana rapat paripurna DPRD Jatim 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pembahasan P-APBD Jatim 2021 nampaknya bakal tetap sesuai dengan jadwal tahapan yang telah ditentukan. 

Sekalipun sempat muncul dinamika pada rapat paripurna sebelumnya, lanjutan pembahasan bakal terus dilakukan. 

Wakil Ketua DPRD Jatim Anik Maslachah mengatakan, tahapan pembahasan dipastikan bakal tetap berjalan sesuai yang telah direncakan sebelumnya.

"Bakal tetap berjalan sesuai dengan tahapan yang sudah diputuskan oleh Banmus," kata Anik saat dikonfirmasi, Selasa (28/9/2021). 

Baca juga: Hendak Mandi di Parit Sawah, Petani Ponorogo Kaget Temukan Jenazah

Pada jadwal yang telah ditentukan, setelah rapat paripurna dengan agenda jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda P-APBD 2021, pembahasan bakal dilanjutkan pada tahapan selanjutnya. 

Yaitu, rapat paripurna terkait laporan komisi-komisi terhadap Raperda P-APBD Jatim 2021. Rapat paripurna itu digelar pada Selasa petang. Dengan begitu, Anik mengaku optimistis P-APBD 2021 bakal digedok pada 30 September besok. 

"Karena memang secara aturan begitu. Maksimal tiga bulan sebelum masa berakhir anggaran," ujar Anik yang merupakan politisi PKB itu. 

Ketentuan itu, kata Anik, memang harus tepat waktu. Sebab, jika melebihi dapat menyalahi aturan. Apalagi, banyak pos anggaran yang harus ditutupi lewat PAK setelah sebelumnya terdampak refocusing. 

Seperti diketahui, rapat paripurna DPRD Jatim dengan agenda lanjutan pembahasan P-APBD 2021 yang digelar Senin (27/9/2021), berlangsung alot dan memanas. 

Hujan interupsi terjadi, bahkan sejumlah anggota legislatif memilih walk out (WO) dari rapat paripurna beragenda jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda P-APBD 2021 itu. 

Aksi walk out atau keluar ruang rapat itu merupakan bentuk ketidakpuasan anggota legislatif yang merasa kecewa terhadap tanggapan eksekutif atas PU Fraksi yang sebelumnya telah disampaikan. 

Selain interupsi dan walk out, dalam rapat yang diwarnai banyak interupsi itu sempat ada permintaan anggota agar tahapan pembahasan P-APBD 2021 harus dilakukan peninjauan ulang. 

Kumpulan berita Jatim terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved