Breaking News:

Berita Jatim

Diduga Mesin Overheat, Mobil Ambulan Pengangkut Jenazah Terbakar di Tol Jombang-Mojokerto

Sebuah mobil ambulan Suzuki APV bernopol B-7008-JS terbakar di Tol Jombang-Mojokerto, KM 684/B, pada Rabu (6/10/2021) malam.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM/istimewa
Kondisi mobil ambulan Suzuki APV bernopol B-7008-JS yang terbakar di Tol Jombang-Mojokerto, KM 684/B, pada Rabu (6/10/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sebuah mobil ambulan Suzuki APV bernopol B-7008-JS terbakar di Tol Jombang-Mojokerto, KM 684/B, pada Rabu (6/10/2021) malam.

Kobaran api yang mengamuk, melumat keseluruhan bodi mobil ambulan khusus pengantar jenazah tersebut.

Untungnya tidak ada korban jiwa ataupun korban luka-luka, dalam insiden tersebut. Hanya saja, pemilik mobil mengalami kerugian material sekitar Rp90 Juta.

Sopir yang saat itu sedang mengemudikan ambulan, Sambodo Cahyono (47) warga Kendal, Jateng, dan sopir cadangan, Nanang Istajib (46 tahun), dinyatakan selamat.

Baca juga: Ini Peran 5 Pelaku Sindikat Pencetak Uang Palsu Rp3,7 Miliar, Ada Si Pemodal dan Pencetak

Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Dwi Sumrahadi menerangkan, insiden tersebut bermula saat mobil ambulan itu melaju dari arah Surabaya menuju Jakarta.

Laju kecepatan mobil ambulan terbilang sedang, dan melintas di lajur lambat.

Setibanya di KM 684 B, tidak dinyana-nyana, bagian bawah mobil mengeluarkan asap yang menyeruak hingga ke dalam ruang kabin.

Sopir pun berupaya menepikan mobil, dan saat berhenti kepulan asap tersebut berangsur digantikan kobaran api yang mengamuk melumat bodi mobil ambulan tersebut.

Baca juga: Rumah Nenek di Madiun Roboh Tersapu Angin, Beruntung Semua Penghuni Sedang Keluar

"Untuk SIM sopir cadangan dan STNK terbakar di dalam kendaraan," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, (7/10/2021).

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Jombang AKP Rudi Purwanto mengungkapkan, mobil ambulan tersebut baru saja mengantarkan jenazah dari Kota Surabaya. 

Sehingga, sejak awak sebelum insiden kebakaran tersebut, mobil ambulan dalam keadaan tanpa muatan. Dan hanya berisi satu orang pengemudi, dan satu orang pengemudi cadangan.

Berdasarkan analisisnya, ungkap Rudi, percikan api pemicu kebakaran diduga karena kondisi mesin mobil saat itu, terlalu panas. Akibat dari kerusakan pada komponen pendingin mesin.

"Dugaan sementara pendingin mesin tidak berfungsi sehingga overheat, temperatur naik, dan ada percikan api dr mesin," pungkas Rudi saat dikonfirmasi TribunJatim.com.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved