Breaking News:

Berita Jatim

Otak Pembuat Uang Palsu Rp 3,7 M yang Dibekuk Polda Jatim Mengaku Belajar Autodidak dari Internet

Otak pembuat uang palsu senilai Rp 3,7 M yang dibekuk Polda Jatim mengaku belajar secara autodidak dari tutorial di internet.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
Sindikat pembuat dan pengedar uang palsu saat dikeler di Mapolda Jatim, Kamis (7/10/2021). 

Cara pelaku mengeruk keuntungan adalah menjual lembaran uang palsu tersebut dengan rasio perbandingan 1:3. Uang palsu senilai Rp 300 ribu, ditukar dengan uang asli senilai Rp 100 ribu.

"Dengan perbandingan itu, dia bisa raup keuntungan banyak," jelasnya.

Mereka membagi tugas dalam menjalankan bisnis uang palsu tersebut. Ada yang mengedarkan dan menjual uang palsu, berjumlah tiga orang. Di antaranya, Ali Agung (44) warga Ngetos, Nganjuk, Arso Suprantyo (37) warga Sumobito, Jombang, dan Ahmad Untung Wijaya (57) warga Bareng, Jombang.

Kemudian ada juga yang bertugas mencetak atau memproduksi uang palsu, yakni Joko Sugiarto (56) warga Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. 

Baca juga: Terlilit Utang Pinjaman Online, Tukang Cukur Rambut di Gresik Nekat Buka Praktik Suntik Putih Ilegal

Sementara pencetakan uang palsu tersebut didanai oleh Ari Susanto (63) warga Sambelia, Lombok.

"Kami akan kembangkan, rata-rata diedarkan pada malam hari. Khususnya pada masyarakat yang awam," pungkasnya.

Selain barang bukti uang palsu, petugas juga menyita perkakas alat produksi pelaku. Mulai dari lima alat sablon, enam botol tinta kertas, satu jeriken berisi tinta.

Kemudian, satu alat mesin printer, satu komputer, satu unit laptop, dan uang palsu senilai Rp 3,7 miliar.

Atas perbuatan tersebut, para pelaku akan dikenai Pasal 36 Ayat 2 Jo Pasal 26 Ayat, atau Pasal 36 Ayat 3 Jo Pasal 26 Ayat 3, UU RI No 7 Tahun 2011 Tentang Mata Uang.

Ancaman pidana penjara 10 tahun, dan denda uang maksimal Rp 10 miliar.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved