Breaking News:

Turunkan Stres Lewat Terapi Berbasis Musik

Dosen Psikologi Untag Surabaya lakukan penelitian terkait terapi musik untuk menurunkan stres dan meningkatkan subjective well-being pada anak korban

Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Turunkan Stres Lewat Terapi Berbasis Musik 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dosen Psikologi Untag Surabaya lakukan penelitian terkait terapi musik untuk menurunkan stres dan meningkatkan subjective well-being pada anak korban perceraian orang tua di Surabaya.

Dia adalah Akta Ririn Aristawati, S.Psi, M.Psi, yang juga seorang Psikolog.

Dalam penelitian disebutkan bahwa anak korban perceraian orang tua mengalami dampak psikologis akibat perceraian orangtuanya, salah satu dampaknya ialah stres dan tingkat subjective well-being yang rendah.

Terapi musik dinilai efektif dalam menurunkan stress dan meningkatkan subjective well-being.

Kegiatan Terapi Musik tersebut dilaksanakan selama 3 hari, tanggal 7 hingga 9 Agustus 2021 di Gedung Graha Wiyata lantai 2 Untag Surabaya.

Terapi Musik yang dilaksanakan selama 3 hari itu memiliki 6 sesi, yaitu Introducing and Warming up, Explore Yourself, Explore Your Fear and Worry, Positive Image, People Around You dan Build Your Strenght.

Ketua Tim Penelitian Akta Ririn mengatakan, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas terapi musik untuk menurunkan stres dan meningkatkan subjective well-being pada anak korban perceraian orang tua di Surabaya.

“Objek dari penelitian ini adalah anak korban perceraian orang tua di Surabaya dengan jumlah total 5 anak. Analisis data dilakukan dengan bantuan program Statistic Package for Social Science for windows versi 25.0,” kata Dosen Psikologi Untag Surabaya, Jumat (8/10/2021).

Berdasarkan hasil analisis data, Ririn menyebutkan, ada perbedaan yang signifikan pada penurunan stres dan peningkatan subjective well-being yang dirasakan oleh subjek.

Selain itu, terapi musik juga terbukti efektif untuk menurunkan stres dan meningkatkan subjective well-being pada anak korban perceraian orang tua.

“Setelah diberikannya terapi musik, terjadi penurunan stres yang signifikan yang dirasakan oleh subjek. Selain itu terjadi juga peningkatan subjective well-being yang signifikan yang dirasakan oleh subjek,” jelasnya.

Proses penelitian ini juga melibatkan Ananda Putrid dan Faradina Mukti Hapsari yang merupakan mahasiswa Program Studi Sarjana Psikologi Untag Surabaya

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved