Berita Gresik

Presiden Jokowi Menyapa Warga Manyar Gresik, Bagikan Paket Sembako dan Kaus

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke kawasan ekonomi khusus JIIPE, Kecamatan Manyar, Selasa (12/10/2021). Di wilayah

Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Willy Abraham
Presiden Joko Widodo menyapa warga di Manyar saat melintas di Jalan Raya Pantura, Manyar, Selasa (12/10/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.CLM, GRESIK - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke kawasan ekonomi khusus JIIPE, Kecamatan Manyar, Selasa (12/10/2021). Di wilayah Kecamatan Manyar, warga antusias menyambut orang nomor satu di Indonesia. Mereka rela berpanas-panasan di tepi jalan.

Iring-iringan orang nomor satu di Republik Indonesia tersebut, begitu memasuki jalan raya Manyar langsung disambut warga. Berdiri berjajar rapi di tepi jalan sembari melambaikan tangan lalu memanggil Pak Jokowi, Pak Jokowi.

Spontan, Presiden Joko Widodo tampak membuka jendela sebelah kiri mobil kepresidenan warna hitam berplat nomor Indonesia 1. Melambai-lambaikan tangan kepada masyarakat di sepanjang jalan raya Manyar.

Selain disapa Presiden Jokowi, masyarakat manyar juga menerima paket sembako berwarna merah putih bertuliskan Istana Kepresidenan Republik Indonesia. Bantuan Presiden Republik Indonesia, berisi paket sembako.

Muhammad Zaed (43) bapak dua orang anak penyandang tuna netra, Warga Desa Peganden RT 07, RW 02, Kecamatan Manyar. Rela meniti jalan setapak demi setapak dibantu warga dan petugas.

Baca juga: Pria 51 Tahun Cabuli Bocah di Gerbang Tempat Ibadah di Surabaya, Korban Dicabuli Sepulang Mengaji

Semenjak dilahirkan ia tak pernah melihat dunia. Istri yang dicintainya pun telah meninggal dunia. Zaed berharap bisa bertemu Presiden Joko Widodo meski hanya melintas di depannya.

Mendekati kantor Kecamatan Manyar, langkah pelannya dibantu Aiptu Rozi Kanit Binmas Polsek Manyar.

Atas kegigihannya, Zaed diberikan hadiah paket sembako dari Presiden Republik Indonesia di halaman Kecamatan Manyar.

Ia tak mampu menyembunyikan senyum bahagia. Sumringah tampak terpancar dari raut wajahnya.

"Alhamdulillah, bisa untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Terima kasih Pak Jokowi," ucapnya.

Sekembalinya dari JIIPE, Presiden Joko Widodo kembali menyapa masyarakat Manyar. Bukan hanya melambaikan tangan.

Presiden yang dikenal dekat dengan rakyat tersebut membagikan kaos berwarna hitam.  Terdapat gambar wajah Joko Widodo bertuliskan Joko Widodo.

Dalam pembangunan Smelter PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Kabupaten Gresik,Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa smelter tersebut dibangun untuk menciptakan nilai tambah produk tambang di dalam negeri.

Kebijakan strategis terkait dengan industri tambang tembaga setelah menguasai 51 persen saham Freeport dan saat itu juga mendorong agar Freeport membangun smelter di dalam negeri.

Pembangunan smelter di dalam negeri ini akan memperkuat hilirisasi industri. Presiden mengatakan pihaknya akan meminta perusahaan tambang baik swasta maupun BUMN untuk melakukan hilirisasi agar komoditas tambangnya memiliki nilai lebih tinggi.

Hilirisasi juga akan memberikan nilai tambah bagi negara yang juga berarti akan memberikan pemasukan yang lebih tinggi pada negara. Selain itu, juga menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan, dan membuat bangsa Indonesia makin mandiri dan makin maju.

Dibangun di atas lahan seluas 100 hektare, smelter PT Freeport Indonesia ini akan menjadi smelter single line terbesar di dunia dengan kapasitas pengolahan mencapai 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun atau 480.000 ton logam tembaga. PT Freeport Indonesia sendiri merupakan bagian dari MIND ID, BUMN holding industri pertambangan. (wil)

Kumpulan berita Gresik terkini

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved