Berita Malang
Kisah Inggal Esti Wilujeng Pelatih Yoga di Kota Malang Makin Eksis Berkat Mengajar via Daring
Saat masa pandemi Covid-19, justru banyak peluang untuk mengeksplorasi diri dengan bantuan teknologi. Ini dirasakan Inggak Esti Wilujeng, pelatih yoga
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan WArtawan Tribun Jatim Network, Sylvianita Widyawati
TRIBUNJATIM.COM - Saat masa pandemi Covid-19, justru banyak peluang untuk mengeksplorasi diri dengan bantuan teknologi. Ini dirasakan Inggal Esti Wilujeng, pelatih yoga Kota Malang.
Ia mengajar yoga secara daring ketika mulai awal pandemi pada Februari 2020. "Saya awalnya ya gaptek," kata Esti panggilan akrabnya pada suryamalang.com (Tribun Jatim Network) di studinya beberapa waktu lalu.
Mengajar daring diawali kekhawatirannya mengajar di antara banyak orang. Ia memilih break dulu mengajar di sebuah pusat kebugaran.
Awalnya hanya membuat konten di youtube. Tapi ia merasa kurang maksimal. Waktu itu mulai dikenal dengan Zoom. Akhirnya sekarang malah eksis mengajar yoga lewat daring.
"Sampai sekarang pun saya belum mengajar langsung. Saya masih daring. Tiap hari ada daring yang privat dan satunya kelas bersama," jelas ibu satu anak ini.
Baginya, mengajar daring sekarang menjadi pilihan yang pas. Bagi dari dirinya juga muridnya. Sebagai ibu rumah tangga, mengajar dari rumah lebih enak. Ia bisa melakukan aktivitas sebagai ibu rumah dan memantau anaknya. Namun ia juga masih berkiprah sebagai guru yoga.
Memang ada kekurangan saat mengajar daring. Yaitu interaksi kurang maksimal. Namun ia menguatkan dengan percakapan di WA dll usai kelas berakhir. Serta tidak bisa memegang tubuh murid yang berlatih untuk membenarkan posisinya. Maka yang bisa dilakukan hanya verbal dan dengan melihat gerakan murid di layar mediq
"Sebab murid kan tidak bisa selalu melihat layar terus saat latihan. Jadi saya yang melihat mereka. Saya juga harus bisa mengeluarkan instruksi yang bisa dipahami mereka," jelas wanita kelahiran 1988 ini. Sampai sekarang ia masih enjoy dengan hal ini. "Murid-murid saya bahkan minta kelas online tetap ada meski mungkin pandemi berakhir," cerita ibu satu anak ini
Untuk murid yoga secara daring ada yang insidental dan ada juga yang ikut program satu bulan. "Untuk kelas yoga online, saya sarankan yang ikut adalah yang sudah biasa yoga. Murid saya ada yang sudah ikut yoga lima tahun, tujuh tahun," kata Esti.
Karena itu, sebelum bergabung, calon murid akan ditanya terlebih dahulu. Alasan lebih nyaman dengan yang sudah familiar dengan olahraga yoga karena medianya daring.
Jika pemula maka agak sulit karena tak bertemu langsung. Untuk latihan yoga fisik atau offline, ada yang membuka latihan.
Untuk kelas online, materi yang disajikan disesuaikan dengam waktunya. Seperti materi pagi, biasanya penguatan agar menjadi lebih energik. Sedang kelas sore adalan relaxing.
Menurut Esti, yoga dapat membantu mengurangi stres. Sebab aktivitas fisik ini bisa meningkatkan relaksasi. Sejatinya yoga dapat memiliki manfaat bagi tiga aspek yang biasanya kerap terpengaruh karena stres, yaitu tubuh, pikiran, dan pernapasan.
Sejatinya gerakan yoga menggabungkan pose fisik, pernapasan terkontrol, dan meditasi. Kombinasi dari ini dapat menurunkan tekanan darah dan mengembalikan detak jantung ke kondisi normal. Gerakan yang disarankan adalah:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/inggil-esti-wilujeng-membuka-pelatihan-yoga-daring-karena-dampak-pandemi-covid-19.jpg)