Berita Tulungagung
Tikus Mengganas, Jagung Petani di Tulungagung Disisakan Setengahnya: Bagian Atas Habis Dimakan
Hama tikus mengganas, jagung petani di Tulungagung disisakan setengahnya saja: Bagian atas habis dimakan.
Penulis: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, David Yohanes
TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Supangat (54) menyisir tanaman jagungnya di area persawahan Desa Tanen, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
Banyak bonggol buah jagung yang rusak dimakan tikus.
Hewan pengerat itu memakan buah jagung di bagian atas dan hanya menyisakan setengahnya saja.
"Rata-rata tinggal setengahnya saja. Bagian atas habis dimakan, bagian bawahnya tidak dimakan," ucap Supangat, sambil menunjuk buah jagung yang rusak, Selasa (26/10/2021).
Serangan tikus ini sudah dialami sejak pohon jagung mulai berbuah (janten).
Pohon yang terlanjur dirusak tikus dibabat untuk pakan ternak.
Sementara yang dimakan setengah masih dipertahankan hingga masa panen.
"Nanti yang setengahnya masih bisa dipanen meski sedikit. Sayang kalau dibuang semua," ucapnya.
Jika dipersentase, kerusakan tanaman jagung milik Supangat mencapai satu per tiga.
Situasi semakin tidak menguntungkan, sebab di awal masa pertumbuhan ada serangan hama bulai.
Akibatnya banyak tanaman jagung yang terganggu pertumbuhannya, lalu dibabat.
Baca juga: Tingkatkan Hasil Panen Padi, Petani di Gresik Basmi Hama Tikus Sebelum Tanam
Dari tanah 200 Ru, diperkirakan panen kali ini hanya menghasilkan 300 kilogram.
Padahal dalam kondisi normal bisa mencapai 1,5 ton.
"Baru tahun ini ada serangan tikus. Tahun lalu tidak seperti ini," tutur Supangat.