Breaking News:

Berita Gresik

Digrebek BNN, Warga Gresik Dihukum Penjara Enam Tahun dan Denda Rp 1 Miliar 

Terdakwa Fikri Achmad Ramadhan (22), warga Dusun Pengampon, Desa Seteo, Kecamatan Menganti dihukum penjara selama 6 tahun dan denda Rp 1 Miliar

Penulis: Sugiyono | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Sugiyono
DIAM - Terdakwa Fikri Achmad Ramadhan saat mengikuti sidang secara daring di Pengadilan Negeri Gresik, Senin (1/11/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Sugiyono

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Terdakwa Fikri Achmad Ramadhan (22), warga Dusun Pengampon, Desa Setro, Kecamatan Menganti dihukum penjara selama 6 tahun dan denda Rp 1 Miliar, subsider 2 bulan kurungan, Senin (1/11/2021).

Putusan tersebut dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Gresik Adi Sucipto. Dalam putusannya menegaskan bahwa terdakwa Fikri Achmad Ramadhan melanggar pasal 114 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Dan pasal 197 juncto pasal 106 ayat (1) Undang-undang RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan. 

“Menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa Fikri Achmad Ramadhan dengan hukuman selama enam tahun dan denda Rp 1 Miliar subsider dua bulan kurungan,” kata Adi Sucipto.

Atas putusan tersebut, barang bukti berupa  narkotika jenis sabu-sabu seberat 4,825 gram dan 50 ribu pil koplo dobel L dirampas untuk dimusnahkan. Selain itu, sebuah ponsel juga dirampas untuk dimusnahkan. Dan sebuah motor Honda secoopy dikembalikan kepada terdakwa. 

Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Gresik Anas Huda S yang menuntut terdakwa dengan hukuman penjara selama 9 tahun dan denda Rp 1 Miliar subsider 6 bulan kurungan. 

Baca juga: Empat Anggota Perguruan Silat yang Mengeroyok Pengguna Jalan di Kediri Dibekuk Polisi

Atas putusan tersebut, penasihat terdakwa Fikri Achmad Ramadhan dari LBH Juris Law Firm Lukman mengatakan pikir-pikir. Begitu juga dengan jaksa Anas juga menyatakan pikir-pikir.  “Kita pikir-pikir untuk menyampaikan putusan ini dengan keluarga terdakwa,” kata Lukman. 

Diketahui, perbuatan terdakwa Fikri Achmad Ramadhan diungkap jajaran BNN Kabupaten Gresik pada Maret 2021 ditangkap di kamar kos, Dusun Telapak, Desa Randegansari Kecamatan Driyorejo Gresik. Dalam penggeledahan di kamarnya,  ditemukan 50 ribu butir pil koplo dan sebuah plastik klip berisi 5,18 gram sabu. (ugy/Sugiyono).

Kumpulan berita Gresik terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved