Breaking News:

Berita Kabupaten Madiun

Petani Madiun Diajak Ngobrol Pria Tak Dikenal, Tiba-tiba Dipukul, Ponsel dan Motornya Dibawa Kabur

Istirahat setelah mengairi sawah, petani di Madiun diajak ngobrol pria tak dikenal, tiba-tiba dipukul, ponsel dan motornya dibawa kabur.

TribunJatim.com/Sofyan Arif Candra
Polres Madiun meringkus SS (42) warga Kabupaten Jombang yang menganiaya lalu mencuri ponsel dan motor petani di Madiun, Selasa (2/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - SS (42), pelaku pencurian dengan kekerasan di Madiun dibekuk polisi.

SS menggondol sepeda motor dan ponsel milik Saman (62), petani di Desa/Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, setelah memukul leher belakang korban dengan gagang sabit, Senin (18/10/2021) lalu.

Kapolres Madiun, AKBP Juri Leonard Siahaan mengatakan, kejadian tersebut berawal saat korban sedang mengairi sawahnya di Jalan Sawah Turut, Dusun Robahan, Desa Mejayan.

Setelah selesai mengairi sawah, korban kemudian istirahat di lincak jalan sawah. Tak berapa lama, korban didatangi pelaku.

"Korban dan pelaku ini tidak saling kenal. Tapi karena tidak ada kecurigaan, korban tetap melayani obrolan dengan pelaku," kata Juri, Selasa (2/11/2021).

Setelah ngobrol, pelaku yang merupakan warga Jombang ini terlihat mondar-mandir di area tersebut.

"Saat korban melihat handphone miliknya, dari belakang tiba tiba pelaku memukul belakang leher korban dengan benda keras," lanjutnya.

Korban lalu terjatuh, dan pelaku langsung menggondol ponsel yang terjatuh dari tangan korban serta sepeda motor Honda Supra X nopol AE 4992 IF yang diparkir tak jauh dari lokasi.

Baca juga: Kebut Persiapan Pembanguan Ring Road Timur Madiun, Wali Kota Targetkan 2022 Mulai Pembebasan Lahan

"Korban merasakan sakit di kepala, namun sempat melihat pelaku menggenggam sabit kecil dan membawa kabur kendaraan milik korban," terang Juri.

Pelaku sendiri datang dari Jombang ke Madiun dengan tujuan untuk mencari burung seperti pekerjaan kesehariannya.

"Motifnya kenapa melakukan perbuatan tersebut karena khilaf," jelas Juri.

Sepeda motor dan handphone berhasil diamankan Polres Madiun saat meringkus pelaku.

"Sepeda motor ini sempat mau dijual tapi belum laku," terangnya.

Atas perbuatannya pelaku diancam dengan Pasal 365 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman 9 (sembilan) tahun penjara.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved