Breaking News:

Berita Madura

Hadiri Deklarasi Zona Integritas Bebas Korupsi, Bupati Pamekasan Sampaikan 2 Pesan Penting

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyampaikan dua pesan penting saat menghadiri deklarasi zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) pada Kanto

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM/KUSWANTO
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat menandatangani deklarasi zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) pada Kantor Pertanahan setempat di Ball Room Hotel Odaita, Jalan Raya Sumenep, Rabu (3/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Ada dua pesan penting disampaikan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat menghadiri deklarasi zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) pada Kantor Pertanahan setempat di Ball Room Hotel Odaita, Jalan Raya Sumenep, Rabu (3/11/2021).

Saat menghadiri acara tersebut, Bupati yang akrab disapa Mas Tamam ini menyampaikan dua pesan agar zona integritas bebas korupsi di internal Kantor Pertanahan Pamekasan berjalan sesuai dengan harapan, serta mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Kata dia, dua hal yang harus dilakukan dalam merealisasikan zona integritas ini agar tandatangan deklarasi tidak sia-sia. Pertama, integritas organisasi, dan kedua integritas morality.

Baca juga: Momen Bupati Baddrut Tamam Kirim Doa untuk Raja Ronggosukowati Sebelum Pidato Hari Jadi Pamekasan

"Saya ingin menyampaikan dua hal, tetapi kalau dua hal ini betul-betul bisa direalisasikan, selesai urusan. Pertama, integritas organisasi. Kedua integritas morality," katanya saat memberikan sambutan dalam acara tersebut.

Menurut Mas Tamam, dua hal tersebut harus menjadi komitmen bersama pegawai di lingkungan Kantor Pertanahan Pamekasan yang telah melakukan deklarasi zona integritas wilayah bebas korupsi. 

Baca juga: Gubernur Khofifah Buka Pameran MTQ XXIX Jatim, Bupati Pamekasan Tunjukkan Produk UMKM Lokal

Saran dia, integritas dalam menjalankan organisasi memerlukan manajemen yang baik.

"Integritas organisasi itu ada sistemnya, indikatornya, ada pola manajemen kerjanya. Di dalam diksinya, integritas etik atau human moralitynya yang mengisi organisasi kita," jelasnya.

Bupati murah senyum tersebut menambahkan, human morality harus bisa diimplementasikan dalam berorganisasi serta kehidupan sehari-hari oleh para pegawai atau karyawan. 

Jangan sampai penandatangan deklarasi zona integritas wilayah bebas korupsi tersebut hanya isapan jempol belaka.

"Sudah tandatangan, sudah ada sistem, tanpa ada komitmen yang sama dengan human moralitynya. Komitmen pemerintahan bersih melayani harus dimulai dari kehidupan pribadi. Misalnya, hidup sederhana, banyak bersyukur dan lain-lain," terangnya.

Dia berharap, para pegawai atau karyawan di lingkungan Kantor Pertanahan Pamekasan bisa menahan keinginan yang di atas kemampuannya. 

Untuk menahan banyak keinginan itu harus banyak mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah Swt.

"Misalnya, ada orang pakai sepatu harganya Rp 3 juta, kita ingin memilikinya. Sementara gaji kita cuman Rp 3 juta, itu mulai diminimalisir. Kita harus banyak bersyukur," pesannya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved