Breaking News:

Berita Nganjuk

Oleng Hindari Kendaraan dari Arah Berlawanan, Gandengan Gerobak Kereta Kelinci Membentur Pohon

Hindari kendaraan dari arah berlawanan, sebuah angkutan wisata Kereta Kelinci membentur pohon di pinggir jalan

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Achmad Amru Muiz
Kondisi Gerobak Kereta Kelinci yang bagian atapnya rusak setelah membentur pohon. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK- Hindari kendaraan dari arah berlawanan, sebuah angkutan wisata kereta kelinci membentur pohon di pinggir jalan.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun satu penumpang Kereta Kelinci mengalami luka lecet di pundak tangan kiri.

Kanitlaka Satlantas Polres Nganjuk, Iptu Sugino menjelaskan, kejadian itu berawal dari angkutan wisata Kereta Kelinci yang disopiri.

Baca juga: Tak Tega Lihat Memar Gala Sky, Sosialita Surabaya Doakan Anak Semata Wayang Sahabatnya Lekas Pulih

Suyanto (520 warga Desa Jampes Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk melaju di jalan raya Kelurahan Warujayeng dari arah selatan ke utara.

"Saat itu, Kereta Kelinci tersebut berjalan dengan kecepatan sedang dengan mengangkut 40 orang penumpang," kata Sugino, Minggu (7/11/2021).

Ketika sampai di TKP, dikatakan Sugino, sopir Kereta Kelinci mendadak menghindari benturan dengan kendaraan yang datang dari arah berlawanan. Saat itu, Kereta Kelinci bergoyang terlalu kekiri hingga gerobak bagian belakang membentur sebuah pohon di pinggir jalan.

"Kereta Kelinci yang berjalan tidak terlalu kencang itupun bisa langsung berhenti sehingga kondisi cepat dikuasai. Dan hanya ada satu penumpang yang luka lecet dari kejadian tersebut yang langsung dibawa ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan," ucap Sugino.

Menurut Sugino, kecelakaan tersebut diakibatkan oleh sopir Kereta Kelinci kurang konsentrasi. Sopir terkejut ketika menghindari kendaraan yang melaju berlawanan arah sehingga laju Kereta Kelinci oleng ke kiri dan terjadilah kecelakaan tunggal tersebut.

Kasus kecelakaan tunggal tersebut, tambah Sugino, saat ini masih dalam proses penanganan unit Satlantar Polres Nganjuk. Pihaknya mengimbau para sopir angkutan wisata Kereta Kelinci untuk lebih berhati-hati dalam mengemudi dan selalu patuhi peraturan lalu lintas.

"Dan untuk sopir Kereta Kelinci yang terlibat kecelakaan tunggal masih diminta keteranganya dari kejadian tersebut, Untuk kerugian material dari kerusakan gerobak Kereta Kelinci diperkirakan senilai Rp 1 juta," tutur Sugino. (aru/Achmad Amru Muiz)

Kumpulan berita Nganjuk terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved