Breaking News:

Berita Probolingo

Kepergok Curi Motor, Maling di Probilinggo Babak Belur Dihajar Warga, Hasilnya untuk Foya-foya

Mulyadi (26) warga Desa Dusun Wates, Desa Randuagung, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo gagal   melancarkan aksinya, mencuri motor Honda Supra X

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/Danendra Kusuma
Unit Reskrim Polsek Gending meringkus pelaku pencurian motor, Selasa (9/11/2021). 

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Mulyadi (26) warga Desa Dusun Wates, Desa Randuagung, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo gagal   melancarkan aksinya, mencuri motor Honda Supra X 125 warna hitam merah Nopol N 5991 ND, Senin (8/11) pukul 14.00 WIB. 

Pemilik motor, Firman warga Desa Sebaung Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, memergokinya lantas meneriaki maling. 

Tak lama para warga berdatangan dan menghajarnya hingga babak belur. 

Kapolsek Gending, Iptu Yuliana mengatakan kala itu korban memarkirkan motornya di pinggir jalan raya Dusun Pendil, Kecamatan Gending. 

Firman pun berjalan ke rumah untuk bertemu kolega. Kemudian mereka saling bercakap di teras rumah. 

"Korban melihat tersangka mondar-mandir sembari mengamati motor. Melihat gelagatnya, korban curiga," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (9/11). 

Benar saja, usai berseliweran pelaku langsung mendekati motor korban. Lubang kunci motor korban dirusak menggunakan kunci T. 

"Sebelum menggondol motor, korban memergokinya lebih dulu. Korban teriak maling. Para warga mendengarnya. Pelaku sempat dihakimi massa," paparnya. 

Para warga melaporkan kasus pencurian ini ke Polsek Gending

Selanjutnya polisi membawa tersangka dan barang bukti menuju kantor Polsek Gending guna dilakukan pemeriksaan. 

Saat dilakukan penggeledahan ditemukan kunci T yang disimpan dalam sakunya. 

"Kini pelaku meringkuk di penjara Polsek Gending. Kami akan melakukan pengembangan kasus untuk meringkus pelaku lain. Diduga aksi pencurian ini dilakukan oleh dua tersangka," urainya. 

Pelaku disangkakan Pasal 363 KUHP Tentang Pencurian Dengan Pemberatan. Ancaman hukumannya 7 tahun penjara. 

Sementara, tersangka, Mulyadi mengaku baru pertama kali melakukan pencurian motor. Hasil curian itu digunakan untuk foya-foya. 

"Hasilnya digunakan untuk jalan-jalan dan membeli narkoba," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved