Breaking News:

Berita Lamongan

Tak Bisa Lepaskan Cincin Kawin, Pemuda Asal Tikung Datangi Petugas Damkar Lamongan

Tak bisa melepaskan cincin kawin di jarinya, pemuda asal Tikung mendatangi petugas Damkar Lamongan. Lima petugas Damkar membantu.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Hanif Manshuri
Proses melepas cincin warga Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung, Lamongan, oleh petugas Damkar, Sabtu (13/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Feril Adi (24), warga Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung, Lamongan, mendatangi Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Lamongan di Jalan Mastrip, karena tidak bisa melepas cincin kawin di jarinya, Sabtu (13/11/2021).

Feril mengaku tak bisa melepaskan cincin yang dipakainya sendiri.

Setibanya di kantor Damkar, petugas pun segera melepaskan cincin yang melingkar di jari manis laki-laki itu.

"Sekitar jam 09.30 WIB mas Feril datang ke kantor meminta bantuan karena tidak bisa melepas cincin kawinnya," kata Kabid Damkar Lamongan, Amri kepada wartawan, Sabtu (13/11/2021).

Mendapati keluhan warga ini, lanjut Amri, lima orang petugas kemudian berusaha membantu mengeluarkan cincin kawin itu.

Keterangan Feril, cincin yang dikenakan itu sudah cukup lama menghiasi jari manisnya, yaitu sejak ia menikah. Hingga hari ini ketika ia berusaha melepas cincin tersebut, ternyata sudah tidak bisa dilepas.

"Lima petugas Damkar membantu mengeluarkan cincin kawin tersebut," ujarnya.

Amri menambahkan, petugas menggunakan benang yang dimasukkan ke dalam cincin yang kemudian direkayasa sedemikian rupa, sehingga bisa sedikit melonggarkan cincin dan lepas.

"Berlangsung sekitar 30 menit, cincin tersebut akhirnya bisa terlepas dari jari manis korban," katanya.

Menurut Amri, peristiwa pelepasan cincin dari jari seseorang bukan kali pertama dilakukan Damkar Lamongan. Amri menyebut, sudah banyak orang yang meminta bantuan melepas cincin di tempatnya.

"Umumnya datang langsung ke kantor," ungkap Amri.

Baca juga: Hujan Deras dan Angin Kencang di Lamongan Sebabkan Pohon Tumbang dan Rumah Warga Rata dengan Tanah

Amri mengungkapkan, petugas Damkar bukan semata-mata menanggulangi masalah kebakaran.

Pasalnya, ada banyak hal yang bisa dibantu, termasuk melepas cincin atau mengevakuasi hewan peliharaan dan hewan berbisa, seperti beberapa waktu lalu mereka mengevakuasi sarang tawon vespa affinis dan ular berbisa.

"Ini yang jarang orang ketahui, tugas Damkar itu bukan hanya masalah kebakaran, tapi juga penyelamatan," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved