Breaking News:

Berita Tulungagung

Kasus Pencurian 15 Ekor Ular Piton di Tulungagung, Satu Tersangka Tidak Ditahan karena Hal Ini

OP (20) dan RS (17) asal Kecamatan Ngunut telah ditetapkan sebagai tersangka pencurian 15 ekor ular jenis piton milik Zaenal Arifin (38) warga Desa Be

Penulis: David Yohanes | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim/David Yohanes
Salah satu ular seharga Rp 45 juta yang sampat dicuri dan berhasil ditemukan lagi. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - OP (20) dan RS (17) asal Kecamatan Ngunut telah ditetapkan sebagai tersangka pencurian 15 ekor ular piton milik Zaenal Arifin (38) warga Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru.

OP ditahan di ruang tahanan Mapolsek Ngantru, sementara RS tidak ditahan karena masih di bawah umur.

Kepada penyidik OP mengaku penggemar reptil dan sering kopi darat (Kopdar) bersama para penggemar reptil.

Ia pernah sekali datang ke rumah Zaenal sebelum melakukan pencurian.

Baca juga: Pencurian Tak Lazim, Dua Pemuda di Tulungagung Ini Curi 15 Ekor Ular Piton Senilai Ratusan Juta

“Hanya sekali ke sana,” ucap Zaenal saat ditanya oleh polisi di Polsek Ngantru.

Namun OP mengaku hanya mencuri 10 ekor ular piton, bukan 15 ekor.

Menurut pengakuan korban, 15 ekor ular piton yang dicuri senilai Rp 133 juta.

Baca juga: Tembok Alun-alun Tugu Kota Malang Jebol Ditabrak Mobil, Pemkot Minta si Penabrak Tanggung Jawab

Kapolsek Ngantru, AKP Puji Widodo, mengatakan kemungkinan lima ekor ular lainnya hilang.

“Mungkin terjatuh saat dibawa kabur. Kami masih menyelidiki jika kemungkinan sudah terlanjur dijual,” terang Widodo.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved