6 Fakta Dimethyl Ether yang Bakal Jadi Pengganti LPG Pada 2023, Harga DME Lebih Murah dari LPG?
Dimethyl Ether (DME) ditargetkan jadi pengganti LPG pada 2035. Cek 6 faktanya, termasuk harga DME lebih murah dari harga LPG?
TRIBUNJATIM.COM - Pemerintah tengah mendorong program untuk mensubtitusi Liquified Petroleum Gas (LPG) dengan Dimethyl Ether (DME).
Ditargetkan pada 2035, DME dapat menjadi pengganti LPG.
Dalam artikel ini dijelaskan mengenai Dimethyl Ether (DME), mengutip dari Kompas.com.
Berikut fakta-fakta DME:
Baca juga: Mengenal DME, Produk Hilirisasi Batu Bara yang Rencananya Jadi Pengganti LPG Pada Tahun 2035
Baca juga: Musim Hujan, Gini Cara Perawatan & Kebersihan Rem Motor Honda Big Bike yang Benar
1. DME adalah hasil olahan batubara
Apa itu DME? DME merupakan hasil olahan atau pemrosesan dari batu bara berkalori rendah.
Program gasifikasi batu bara atau DME, dapat meningkatkan nilai tambah batu bara.
Sebenarnya, proses gasifikasi batu bara tidak hanya menghasilkan DME, melainkan juga bahan bakar lain dan bahan baku industri kimia.
2. Karakteristik DME
DME merupakan senyawa bening, tidak berwarna, yang ramah lingkungan dan tak beracun. Senyawa ini mempunyai kemiripan dengan komponen elpiji.
Namun, panas yang dihasilkan oleh DME sedikit lebih rendah dibandingkan LPG.
DME terdiri dari propan dan butana, sehingga penanganannya dapat diterapkan seperti gas elpiji.
Baca juga: Deretan Tempat Pemakaman Termewah di Indonesia, Harganya Fantastis, Lihat Fasilitas yang Diberikan
Baca juga: Cara Mudah Membuat Susu Kedelai di Rumah, Menu Diet Ampuh untuk Menurunkan Berat Badan
Baca juga: Jenis-jenis Selada dan Tips Mengolahnya, Daun Selada Keriting Biasa Dipakai untuk Pembuatan Burger
3. Sumber DME
DME berasal dari berbagai sumber, baik bahan bakar fosil maupun yang dapat diperbarui.
Diklaim tak merusak ozon, DME tidak menghasilkan particulate matter (PM) dan NOx, tidak mengandung sulfur, dan mempunyai nyala api biru.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/contoh-tabung-dme-1.jpg)