Breaking News:

Bola Jatim

Timnya Diduga Ajukan Penawaran Agar Gresik Putra 'Ngalah', Pelatih NZR Sumbersari Buka Suara

Isu pengaturan skor atau match fixing menyeruat di Grup B Liga 3, yang bertanding di Stadion Gajayana Kota Malang

Penulis: Dya Ayu | Editor: Januar
ISTIMEWA
Logo Liga 3 Indonesia 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Isu pengaturan skor atau match fixing menyeruat di Grup B Liga 3, yang bertanding di Stadion Gajayana Kota Malang.

Grup B dihuni oleh Persema Malang, Akor FC Jombang, Triple’s Kediri dan Gestra Pararane Malang atau Gresik Putra.

Awal mula isu match fixing ini muncul ketika manajemen Gresik Putra, memecat dua pemain dan satu ofisialnya.

Dua pemain berinisial AC dan HPS, serta DGR yang merupakan Kitman dipecat karena terindikasi terlibat pengaturan skor atau match fixing.

Manajemen memecat ketiganya, karena terbukti melakukan pertemuan dengan sejumlah orang yang menawarkan kerjasama untuk mengatur skor pertandingan. 

Baca juga: Bek Persik Kediri Optimis Bawa Timnya Raih Poin, Meski Arema FC Unggul Jauh Secara Klasemen

Diduga pengaturan skor terjadi saat Gresik Putra berhadapan dengan Persema Malang, Senin (15/11/2021) kemarin di Stadion Gajayana Kota Malang. Saat itu Gresik Putra kalah 1-5 dari Persema.

Tak hanya itu Manajer Gresik Putra, Bagyo juga menuturkan, sebelum adanya indikasi pengaturan skor saat lawan Persema Malang, Gresik Putra juga diminta untuk mengalah menjelang pertandingan melawan NZR Sumbersari.

Bahkan iming-iming untuk mengalah atas NZR Sumbersari itu tidak tanggung-tanggung, mencapai 100 juta rupiah, namun tawaran itu ditolak mentah-mentah oleh manajemen Gresik Putra dan meski mengaku menolak tawaran itu, memang hasil pertandingan dimenangkan oleh NZR Sumbersari dengan skor 0-1.

Saat ini kasus pengaturan skor melawan Persema dan NZR Sumbersari sudah dilaporkan ke komdis PSSI.

Nama timnya disebut oleh pihak Gresik Putra soal keterlibatan pengaturan skor, Pelatih NZR Sumbersari Charis Yulianto membeberkan soal jalannya pertandingan antara timnya ketika melawan Gresik Putra, Jumat (12/11/2021) lalu.

"Kami tidak tahu menahu dengan berita soal pengaturan skor. Saya melihat pada saat melawan Gresik Putra semua baik-baik saja dan tidak ada yang ganjil. Kedua tim bermain fight dan kami juga sangat kesulitan mengalahkan Gresik Putra," beber Charis pada Surya, Jumat (19/11/2021).

Lebih lanjut Charis menegaskan, isu pengaturan skor yang menyinggung timnya tak dipungkiri berpengaruh pada tim dalam mengarungi pertandingan di Liga 3. Pihaknya berharap apabila memang benar ada oknum yang melakukan match fixing, dapat di tindak sesuai aturan.

"Jujur isu ini sangat mengganggu persiapan kami dan secara tidak langsung oknum yang diduga melakukan match fixing sudah mencoreng nama tim kami NZR. Jika pihak Gresik Putra mengetahui ada oknum yang memang melakukan pertemuan, segera laporkan saja. Yang jelas apabila benah, kami NZR sangat mengecam tindakan match fixing tersebut," ujarnya.(myu)

Kumpulan berita bola Jatim terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved