Breaking News:

Berita Sidoarjo

Ajak Tim ITS, Bupati Gus Muhdlor Mengecek Progres Penanganan Banjir di Tanggulangin Sidoarjo

Ajak tim Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS), Bupati Gus Muhdlor mengecek progres penanganan banjir di Tanggulangin Sidoarjo.

Penulis: M Taufik | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/M Taufik
Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor saat mengunjungi kawasan langganan banjir di Tanggulangin bersama tim dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS), Sabtu (20/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, M Taufik

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor kembali mengunjungi kawasan langganan banjir di Tanggulangin. Yakni Desa Kedungbanteng, Banjarasri, dan Banjar Panji.

Gus Muhdlor, panggilan Ahmad Muhdlor, berkeliling di tiga desa itu untuk memetakan solusi dan mengecek progres penanganan di sana, Sabtu (20/11/2021).

Tidak sendirian, dalam kunjungannya, Gus Muhdlor juga mengajak tim dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) untuk mengatasi persoalan banjir langganan di tiga desa itu.

”Hari ini kita turun bersama tim ITS untuk memetakan solusi dan mengambil langkah paling optimal. Minggu lalu saya juga ke sini. Kita cari opsi-opsi jangka pendek dan jangka menengah untuk atasi banjir di sini,” ujar Gus Muhdlor.

Gus Muhdlor mengungkapkan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menyampaikan prakiraan cuaca bahwa pada awal Desember 2021 akan ada kenaikan gelombang rob setinggi sekitar 1,3 meter. Pada Desember nanti juga, curah hujan akan tinggi.

Oleh karenanya, berbagai persiapan dilakukan Pemkab Sidoarjo untuk mengantisipasi dampak fenomena alam tersebut. Seperti yang dilakukan di Desa Kedungbanteng yang masuk dalam wilayah rawan banjir.

Baca juga: KPK Pantau Proyek Pembangunan Frontage Road Sidoarjo, Gus Muhdlor: Jangan Ada yang Main-main!

"Daerah ini mirip seperti mangkok. Peta dari ITS juga kita tindak lanjuti untuk melakukan penanganan banjir di kawasan ini," lanjutnya.

Tiga desa itu langganan banjir setiap musim penghujan. Karena ada penurunan tanah, banjir biasa bertahan lama di sana. Pernah sampai lebih dari dua bulan.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved