Breaking News:

Berita Tuban

Sopir Kurang Konsentrasi, Mobil di Tuban Seruduk Motor Pasutri, Korban Alami Luka Berat

Sopir kurang konsentrasi, mobil di Tuban seruduk motor pasutri dari belakang, korban langsung dilarikan ke rumah sakit.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Terjadi kecelakaan di Tuban yang melibatkan Pick Up Panther nopol L 9109 BR dengan motor tanpa nopol, Minggu (21/11/2021) sore. Kecelakaan tersebut tepatnya terjadi di Jalan Merakurak-Montong, di Desa Tuwiri Kulon, Kecamatan Merakurak, Tuban. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Terjadi kecelakaan di Tuban yang melibatkan Pick Up Panther nopol L 9109 BR dengan motor tanpa nopol, Minggu (21/11/2021) sore.

Kecelakaan tersebut tepatnya terjadi di Jalan Merakurak-Montong, di Desa Tuwiri Kulon, Kecamatan Merakurak, Tuban.

Akibatnya, pengendara dan penumpang motor yang diketahui merupakan pasangan suami istri (pasutri) mengalami luka hingga harus mendapatkan perawatan medis.

Kanit Laka Satlantas Polres Tuban, Iptu Eko Sulistyono mengatakan, mobil yang dikemudikan M Iqbbal Diniel Haq (27), warga Desa Jenggolo, Kecamatan Jenu, Tuban, melaju dari utara ke selatan tidak penuh konsentrasi depan.

Mobil menabrak motor Suzuki RC tanpa nopol yang dikendarai Samidin (55) berpenumpang Tini (50) warga Desa Pucangan, Kecamatan Montong, saat mengurangi kecepatan, dari arah belakang.

"Pengemudi mobil kurang konsentrasi, sehingga menabrak motor yang searah di depannya," ujar Iptu Eko Sulistyono kepada wartawan.

Iptu Eko Sulistyono menjelaskan, Samidin mengalami luka ringan, sedangkan Tini mengalami luka berat.

Pasutri itupun harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca juga: Tak Kuat Menanjak, Elf Wisatawan Pantai Sine Tulungagung Terguling di Tanjakan Krecek

Petugas yang saat itu mendapatkan laporan kecelakaan, langsung menuju lokasi untuk melakukan pertolongan.

Sejumlah saksi juga turut diperiksa untuk dimintai keterangan atas kecelakaan tersebut.

"Korban langsung kita evakuasi untuk mendapat perawatan, untuk kerugian materi Rp 1 juta," pungkas perwira pertama tersebut.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved