Breaking News:

Lawan Covid19

Penyebab Masyarakat Perkotaan Enggan Vaksinasi Covid-19, Tak Melulu karena Hoaks

Penyebab masyarakat di kota besar enggan mengikuti vaksinasi Covid-19, ternyata tak melulu karena hoaks. Namun perkara hal teknis.

Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Yusron Naufal Putra
Vaksinasi Covid-19 di Dyandra Convention Center Surabaya, Selasa (12/10/2021). 

TRIBUNJATIM.COM - Ketua Yayasan Sinergi Vaksinasi Merdeka, Devie Rahmawati mengungkap, beredarnya hoaks tak melulu jadi hambatan masyarakat di kota besar enggan untuk menerima vaksin Covid-19 (virus Corona).

"Isu bahwa masyarakat enggan vaksin karena misalnya urusan ideologis itu padahal tidak sama sekali. Keengganan masyarakat di Jakarta dan daerah penyangga untuk vaksinasi Covid-19 terkait persoalan teknis," ujar Devie Rahmawati dalam kegiatan virtual dialoag KCPEN, Rabu (24/11/2021).

Menurut Devie Rahmawati, berdasarkan pengamatan yang dilakukan pihaknya, masyarakat di kota besar enggan pergi ke sentra vaksinasi Covid-19 karena persoalan teknis.

Seperti tidak memiliki kendaraan untuk mengakses sentra vaksinasi, serta keseharian masyarakat adalah pekerja harian.

Baca juga: Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, IDI Ingatkan Soal Ketersediaan Obat dan Tabung Oksigen

"Ketika sebuah lokasi vaksinasi itu terpusat, maka yang terjadi adalah semua orang menuju ke sana lalu muncul antrean, ketika antre berarti kan butuh waktu lebih lama untuk bisa mendapatkan kesempatan divaksin. Bagi saudara-saudara kita yang memiliki pendapatan harian, ini tentu saja menyulitkan," jelas Devie Rahmawati.

Untuk itulah, diperlukan strategi yang dapat memudahkan masyarakat mengikuti vaksinasi Covid-19.

Bekerja sama dengan Polri, stakeholder, sektor swasta lain, Yayasan Sinergi Vaksinasi Merdeka membuat sentra vaksinasi yang dekat dengan masyarakat. Seperti di lokasi pos kamling maupun rumah tokoh masyarakat.

"Sehingga hambatan ongkos untuk ke tempat vaksinasi, lalu belum lagi kena antrean lama harus beli makanan, lalu kemudian yang ketiga harus kehilangan waktu untuk memperoleh pendapatan, itu semua bisa diatasi," ungkap Devie Rahmawati.

Melalui strategi ini juga diharapkan dapat mengidentifikasi setiap wilayah siapa saja warga yang tidak mau divaksinasi.

"Kalau sudah tahu ada yang tidak mau, kami lebih mudah melakukan komunikasi sosial untuk mengatasinya," kata Devie Rahmawati.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ini Penyebab Masyarakat Perkotaan Enggan Vaksinasi Covid-19

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved