Berita Gresik

Sejoli asal Surabaya Curi Motor di Masjid Sembunyi di Gorong-gorong di Gresik

- Dua sejoli asal Kota Surabaya yaitu Mohammad Rosidi (43), warga Jalan Bulak Banteng Gang Kemuning II Kelurahan Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran

Tayang:
Penulis: Sugiyono | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Sugiyono
Dua tersangka sejoli diamankan di Mapolsek Kebomas akibat mencuri motor di masjid, Senin (29/11/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Sugiyono

TRIBUN JATIM.COM, GRESIK - Dua sejoli asal Kota Surabaya yaitu Mohammad Rosidi (43), warga Jalan Bulak Banteng Gang Kemuning II Kelurahan Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran Kota dan Ratih Anggoro Wati (40) Jalan Wonorejo, Kelurahan Manukan, Kecamatan Tandes.

Keduanya warga Kota Surabaya, Senin (29/11/2021).

Pasangan suami istri tersebut nekat melakukan aksi pencurian di masjid Mambaul Ulum Jalan Sunan Prapen Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas. Aksi pencurian saat shalat subuh itu berakhir di gorong-gorong. 

Kedua sejoli itu beraksi pada Minggu (21/11/2021) lalu, sekitar pukul 04.00 WIB. Sambil mengendarai sepeda motor Yamaha Mio, Nopol L 2593 PC dari Surabaya menuju Gresik. Mereka membawa kunci L yang telah dimodifikasi. Kemudian sampai di lokasi masjid, pelaku mengincar sepeda motor, hingga akhirnya memberanikan mencuri sepeda motor di masjid.

Baca juga: Raperda Pemberdayaan Ormas Terus Digodok, Tegaskan Tujuan Secara Prinsip

Korban bernama Tri Prasetyo Widodo (39), sedang shalat subuh di Masjid Mambaul Ulum, Desa Sekarkurung dan memarkir sepeda motor Honda Vario W 4241 DJ miliknya di depan Masjid. 

Setelah selesai shalat, korban kaget sepeda motornya sudah tidak ada. Korban menanyakan kepada jamaah lainnya. 

Kemudian dibantu temannya menyisir ke selatan arah Surabaya. Akhirnya, sepeda motor warna hitam itu terlihat dikendarai seorang perempuan ke arah Surabaya.

Pelaku bernama Ratih menaiki sepeda korban, sedangkan Rosidi naik sepeda motor Yamaha Mio. 

Ketika sampai di pertigaan Desa Prambangan, kedua pelaku dihentikan dan di interogasi oleh warga setempat. 

Warga menanyakan kenapa sepeda motornya di dorong, Rosidi menjawab kehabisan bensin. Warga tidak percaya, karena sebelumnya kedua pelaku sudah melewati SPBU tetapi tidak berhenti untuk membeli BBM. 

Karena mencurigakan, kedua pelaku di ajak warga kembali ke TKP semula di Masjid Mambaul Ulum. Kedua pelaku naik sepeda motor Mio, sedangkan motor korban ditinggal dan dijaga oleh dua orang. 

Di tengah perjalanan kedua pelaku tancap gas kabur melarikan diri. Terjadi aksi kejar-kejaran dengan warga, ketika sampai di jalan KH Kholil Kelurahan Kebungson Kecamatan Kota Gresik kedua pelaku terjatuh dari sepeda motornya. 

Mohammad Rosidi langsung melarikan diri meninggalkan Ratih Anggorowati yang kemudian dapat diamankan oleh warga beserta sepeda motornya. 

Setelah dilakukan pencarian oleh personel dari Polsek Kebomas dan Polsek kota Gresik dengan dibantu warga, akhirnya pelaku Mohamad Rosidi dapat ditemukan.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved