Berita Kota Madiun

Pemkot Madiun Segera Bangun Rusunawa, Ahli Waris Mulai Bongkar Makam Tionghoa di Manguharjo

Pemkot Madiun segera membangun rusunawa, ahli waris mulai membongkar makam Tionghoa di Jalan Hayam Wuruk Manguharjo.

Tayang:
TribunJatim.com/Sofyan Arif Candra
Sejumlah makam Tionghoa di Jalan Hayam Wuruk, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, mulai dibongkar, Kamis (2/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Ahli waris jenazah yang dimakamkan di Bong Chino atau makam Tionghoa di Jalan Hayam Wuruk, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jawa Timur, mulai membongkar makam leluhurnya.

Mereka ingin memindahkan makam tersebut ke tempat lain setelah mengetahui area Bong Chino akan dibangun rusunawa.

Pantauan TribunJatim.com di lokasi, ada dua makam yang dibongkar, Kamis (2/12/2021).

Petugas penggali menemukan kain kafan serta tulang belulang dan beberapa barang berharga jenazah di makam seorang Islam Tionghoa tersebut.

Temuan tersebut lalu dikafani dan dimasukkan ke peti.

Sedangkan di makam kedua, petugas menemukan peti yang di dalamnya masih terdapat sebagian tubuh jenazah yang masih utuh.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Totok Sugiarto mengatakan, pihaknya memang telah melakukan sosialisasi kepada ahli waris terkait rencana pembangunan rusunawa tersebut.

Pembangunan rusunawa yang akan didirikan di lahan milik Pemkot Madiun tersebut akan dimulai pada tahun 2022.

"Kita ditarget bisa menyediakan lahan pada bulan Januari, lalu pada bulan Februari pembangunan dimulai," kata Totok Sugiarto, Kamis (2/12/2021).

Baca juga: Rusunawa Nambangan Lor Resmi Milik Pemkot Madiun, Wali Kota Maidi Tentukan Calon Penghuni

Pembangunan rusunawa yang menggunakan dana APBN itu ditargetkan bisa selesai pada tahun 2022 juga.

Untuk itulah, Totok Sugiarto meminta kepada ahli waris untuk bisa segera memindahkan makam leluhurnya yang ada di area tersebut.

Jika memang berhalangan memindahkan makam leluhur, Pemkot Madiun akan membantu pemindahan semua makam tersebut.

"Sudah disiapkan lahan di pemakaman yang ada di seberang jalan. Tempatnya lebih enak, jadi kalau ahli waris mau ziarah bisa ke makam yang ada di seberang jalan," lanjut Totok Sugiarto.

Pemkot Madiun memilih lahan tersebut untuk memberdayakan masyarakat Kota Madiun yang ada di area makam.

Banyak masyarakat yang mendirikan rumah semipermanen secara ilegal di atas makam-makam di Bong Chino.

"Kalau rusunawa ini jadi, warga di sekitar sini yang menjadi prioritas pertama untuk menghuni rusunawa tersebut," tambahnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved