Breaking News:

Berita Jember

Tak Terima Lihat Postingan Foto Pakai Atribut Perguruan Silat, Pemuda di Jember Keroyok Mahasiswa

Geram setelah lihat postingan foto pakai atribut perguruan silat, pemuda di Jember keroyok mahasiswa di rumah kontrakan, Dua orang masih buron.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Sri Wahyunik
Rilis kasus pengeroyokan mahasiswa di Jember yang dilatarbelakangi postingan foto di Facebook, Jumat (3/12/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Wahyunik

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Pemuda asal Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari, Jember, AS (21) harus berurusan dengan polisi setelah mengeroyok mahasiswa di Jember, RAH (20). 

AS melakukan pengeroyokan dengan alasan sepele, yakni tidak terima RAH memposting foto dirinya memakai atribut sebuah perguruan silat, di media sosial. 

Pengeroyokan terjadi di rumah kontrakan RAH di Kecamatan Kaliwates, Jember, Minggu (28/11/2021) dini hari. 

AS melakukan pengeyorokan bersama dua orang temannya, berinisial VM dan FR, yang keduanya masih buron. 

AS sudah ditangkap, dan ditahan polisi.

Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jember merilis pengungkapan kasus pengeroyokan dan penganiayaan itu.

Kepala Satreskrim Polres Jember, AKP Komang Yogi Arya Wiguna mengatakan, awalnya AS bersama dua temannya (masih DPO) mendatangi kontrakan RAH untuk menanyakan soal foto yang diposting di akun Facebook-nya.

"Dalam akunnya itu korban memposting foto dirinya yang mengenakan atribut perguruan silat. Karena setelah ditanyakan, ternyata korban bukan anggota, akhirnya tersangka (AS dkk) marah dan mengeroyok korban," ujar AKP Komang Yogi Arya Wiguna, Jumat (3/12/2021).

Baca juga: Empat Anggota Perguruan Silat yang Mengeroyok Pengguna Jalan di Kediri Dibekuk Polisi

Akibat kejadian itu, hingga saat ini RAH masih harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Saat ini, polisi baru menangkap tersangka AS. AKP Komang Yogi Arya Wiguna meminta dua tersangka lain yang masih DPO untuk menyerahkan diri ke Polres Jember.

Polisi menjerat AS memakai Pasal 170 dan 351 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved