Klinik Khusus Calon Pekerja Migram Resmi Dibuka di Jember, Biaya MCU Dipangkas
RSD Balung Kabupaten Jember kini membuka layanan klinik khusus bagi calon pekerja migran Indonesia (PMI).
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- RSD Balung Jember resmi membuka klinik khusus calon Pekerja Migran Indonesia (PMI).
- Bupati Jember Muhammad Fawait meresmikan layanan tersebut sebagai upaya perlindungan dan kemudahan administrasi bagi calon pekerja migran.
- Pemerintah daerah memangkas biaya medical check-up PMI untuk meringankan beban warga.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Wahyunik
TRIBUNJATIM.COM, JEMBER – RSD Balung Kabupaten Jember kini membuka layanan klinik khusus bagi calon pekerja migran Indonesia (PMI).
Bupati Jember Muhammad Fawait meresmikan layanan klinik tersebut, Senin (27/4/2026).
Gus Fawait, panggilan akrab Bupati Jember, mengatakan layanan bagi calon PMI ini merupakan komitmen Pemkab Jember untuk melindungi dan memudahkan akses bagi warga Kabupaten Jember yang ingin bekerja keluar negeri.
Dalam sambutannya, Gus Fawait juga menekankan, langkah ini merupakan pemenuhan janji politiknya saat Pilkada untuk memberikan kemudahan administratif dan perlindungan bagi para pahlawan devisa asal Jember.
Gus Fawait mengungkapkan keprihatinannya atas banyaknya warga Jember yang selama ini memilih jalur nonprosedural karena sulitnya akses pengurusan dokumen.
"Dulu, warga kita harus jauh-jauh ke Surabaya, Malang, atau Banyuwangi hanya untuk mengurus administrasi di P4MI. Hal ini seringkali membuat mereka terjebak pada jalur nonprosedural yang berisiko tinggi saat terjadi masalah di luar negeri," ujar Gus Fawait.
Kini, melalui koordinasi intensif dengan kementerian terkait, perwakilan P4MI telah hadir di Mal Pelayanan Publik Jember sehingga warga tidak perlu lagi keluar kota untuk urusan dokumen.
Baca juga: Pemkab Jember Hapuskan Denda Keterlambatan Pembayaran Pajak Daerah, Berlaku Hingga 30 Juni 2026
Inovasi paling mencolok dalam peresmian ini adalah pemangkasan biaya pemeriksaan kesehatan atau medical check-up (MCU) bagi calon PMI.
Gus Fawait menginstruksikan langsung kepada Direktur RSD Balung untuk memberikan harga yang sangat terjangkau guna meringankan beban masyarakat.
"Biaya MCU yang semula mencapai Rp 750 ribu, kini dipangkas menjadi hanya Rp 450 ribu," tegasnya.
Tarif ini diklaim sebagai biaya MCU bagi calon PMI paling murah di seluruh wilayah Jawa Timur.
Selain RSD Balung, rumah sakit daerah lain di Jember juga dinyatakan siap melayani proses MCU ini.
Pemkab Jember berharap angka pekerja migran nonprosedural dapat ditekan secara signifikan, sekaligus menjamin keamanan warga selama bekerja di mancanegara.
| Sudah Dialokasikan, DPRD Jember Kaget Anggaran Pemeliharaan Pasar Tak Dieksekusi Pemkab |
|
|---|
| Mahasiswa Unej Gelar Demo, UKT Tiba-tiba Naik hingga Rp2 Juta, Rektorat Minta Maaf |
|
|---|
| Polres Jember Amankan 2 Pelajar Curi Tembakau di PT Tempurejo, 1 Diantaranya Mahasiswa |
|
|---|
| Jatim Terpopuler: Dana Pokir Dihapus Pemkab Magetan hingga Tukang Pandai Besi di Nganjuk Naik Haji |
|
|---|
| Pemkab Jember Hapuskan Denda Keterlambatan Pembayaran Pajak Daerah, Berlaku Hingga 30 Juni 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Bupati-Muhammad-Fawait-menanggapi-banyaknya-keluhan-atas-menu-MBG-selama-Ramadan.jpg)