Breaking News:

Berita Gresik

Peduli Lingkungan, Para Pelajar Gresik Tanam Seribu Pohon di Lahan Bekas Tambang

Pelajar di Gresik menanam pohon di lahan bekas takbang di wilayag Panceng. Aksi ini merupakan bagian dari 'Menanam Mata Air, Menebang Air Mata'

Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Willy Abraham
Para pelajar menanam pohon di wilayah Ketanen, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Sabtu (11/12/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pelajar di Gresik menanam pohon di lahan bekas tambang di wilayah Panceng. Aksi ini merupakan bagian dari 'Menanam Mata Air, Menebang Air Mata'. 

Keluarga Pecinta Alam HISSMAKASA SMA Kanjeng Sepuh Sidayu kembali menggugah spirit pelestarian lingkungan dan hutan dengan menanam pohon di kawasan lahan bekas tambang

Gerakan ini diselenggarakan dengan mengusung tema "MENANAM MATA AIR  MENEBANG AIRMATA; langkah kecil pemulihan lahan bekas tambang" sebagai upaya nyata dari organisasi pecinta alam dalam hal ini KPA HISSMAKASA terhadap kelestarian lingkungan terkait urgensi lahan kritis yang ada di wilayah gresik utara. 

Baca juga: Sudah 4 enazah Teridentifikasi, Hampir Sepekan Ada 27 Jenazah Korban Erupsi Semeru, Lihat Daftarnya

"Kegiatan ini setiap tahun kami selenggarakan diberbagai tempat di Wilayah Gresik utara, pada momen ini, sengaja kami rangkai bersama dalam peringatan DIES MAULIDIYAH HISSMAKASA ke 26. Tujuan kami menyelenggarakan kegiatan ini yakni sebagai wujud ajakan terhadap siapapun yang merasa masih membutuhkan nafas segar di Wilayah Gresik utara. Selain itu sebagai media edukasi tentang pentingnya kelestarian lingkungan dan hutan, mengingat kondisi lahan hutan yang ada di Wilayah Gresik Utara semakin hari semakin berkurang karena aktifitas ataupun kebutuhan pembangunan infrastruktur," ucap Khoirur Rijal, Pembina KPA HISSMAKASA, Sabtu (11/12/2021).

Selain anggota KPA HISSMAKASA sendiri, penanaman pohon juga dilakukan beberapa Organisasi Pecinta Alam di Wilayah Gresik utara dari unsur sispala, mapala dan freelance. 

Bekerjasama dengan pemerintah desa Ketanen sebagai wilayah yang ditempati kegiatan dan didukung beberapa instansi swasta  dan beberapa lainnya menanam serta membagikan total keseluruhan 1.000 pohon di beberapa wilayah Kecamatan Panceng

Rijal menuturkan bahwa kegiatan semacam ini akan terus digaungkan dalam upaya menumbuhkan kesadaran semua unsur dan lapisan masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan hutan. 

"Bahwa manusia membutuhkan oksigen untuk bernafas, penyumbang oksigen terbanyak adalah tumbuh-tumbuhan dan hutan sebagai kampung halaman dari donatur oksigen yang dihirup manusia," tutupnya. (wil)

Kumpulan berita Gresik terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved