Berita Blitar

Jelang Nataru, TKP2MO Kota Blitar Periksa Makanan dan Minuman Kemasan di Swalayan, Ini Hasilnya

Tim Koordinasi Pengawasan dan Pembinaan Makanan dan Obat (TKP2MO) Kota Blitar menggelar razia makanan dan minuman di sejumlah swalayan, Selasa (14/12/

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL HADI
Tim TKP2MO Kota Blitar mendata produk makanan dan minuman yang kemasannya rusak dan izin PIRT di beberapa swalayan, Selasa (14/12/2021). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Tim Koordinasi Pengawasan dan Pembinaan Makanan dan Obat (TKP2MO) Kota Blitar menggelar razia makanan dan minuman di sejumlah swalayan, Selasa (14/12/2021). 

Tim TKP2MO mendatangi empat swalayan dan grosir di wilayah Kota Blitar. 

Keempat lokasi yang didatangi petugas, yaitu, Swalayan Mustika, Swalayan Sinar Makmur, Hai Mart, dan Grosir di Jl Jati. 

Tim mengecek sejumlah makanan, minuman, dan obat di sejumlah swalayan tersebut. 

Mereka juga memeriksa kondisi kemasan, masa kedaluawarsa, dan izin pangan industri rumah tangga (PIRT). 

Hasilnya, ditemukan ada beberapa produk makanan dan minuman yang kemasannya rusak serta izin PIRT sudah habis. 

Tim meminta pengelola swalayan untuk tidak menjual makanan dan minuman yang kemasannya rusak. 

"Memang masih ditemukan produk makanan dan minuman yang kemasannya rusak. Tapi, dalam kegiatan kali ini, kami melihat kondisi produk makanan dan minuman yang dijual di swalayan sudah lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, dr Dharma Setiawan. 

Dharma mengatakan penataan produk di sejumlah swalayan yang didatangi juga sudah baik. 

Penataan produk sudah dikelompokkan sesuai jenis barang. 

"Penataan produk juga sudah baik. Makanan dikelompokkan dengan makanan, produk obat-obatan juga dikelompokkan sendiri," ujarnya. 

Dikatakannya, razia ini dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam mengkonsumsi makanan dan minuman menjelang Natal dan Tahun Baru

"Kami ingin memastikan keamanan pangan maupun produk olahan yang siap dikonsumsi masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru," katanya. 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved