Breaking News:

Berita Madura

Pria Pamekasan Ajak Mertua dan Kakak Ipar, Hajar PIL Istrinya hingga Tewas, Lihat Endingnya

Diguga dibakar cemburu melihat istrinya berduaan dengan pria idaman lain (PIL), di dalam kamar rumahnya, Jalis (32), warga Dusun Bandaran 2, Desa

Penulis: Muchsin Rasjid | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Muchsin Rasjid
Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto, saat menayakan tersangka Jalis, yang menghajar selingkuhan istrinya, bersama mertua dan kakak iparnya, hingga korban tewas. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Muchsin Rasjid

 
TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN – Diguga dibakar cemburu melihat istrinya berduaan dengan pria idaman lain (PIL), di dalam kamar rumahnya, Jalis (32), warga Dusun Bandaran 2, Desa Bandaran, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, bersama mertua dan kakak iparnya,  menghabisi Mohammad Mahfud (28), warga Dusun Sumber Wangi, Desa Bandaran, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Rabu (29/12/2021), sekitar pukul 23.30.

Korban yang sudah memiliki istri dan satu anak itu, tewas dalam penanganan medis di RSUD Slamet Martodirjo, Pamekasan, Kamis (30/12/2021) sekitar pukul 10.00 dengan sejumla luka lebam di tubuh dan di kepala, akibat hantaman benda tumpul. 

Kini tersangka Jalis, termasuk mertuanya, Ahmad dan Samhari, kakak kandung istrinya ditangkap di rumahnya, satu jam setelah korban dinyatakan tewas.

Baca juga: Menilik Taman Ghanjaran, Wujudkan Petani Berdikari dengan Gotong Royong Investasi

Dalam kejadian itu, polisi menyita sepasang bakiak yang digunakan tersangka Jalis di saat menghajar korban dan sebatang potongan pohon jambu panjang 1 meter. ..Sementara seorang tersangka, JI (35), yang juga masih famili istrinya, melarikan diri dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Pamekasan.

Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto, didampingi Kasatreskrim Polres Pamekasan,  AKP Tomy Prambana, Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Nining DPS, dalam rilisnya kepada wartawan, mengatakan, pada malam kejadian, tesangka Jalis baru pulang dari melaut begitu tiba di rumahnya kaget. Kaetika masuk kamar melihat korban berdua bersama istrinya, Miftahul Jannah (25) yang hanya mengenakan kain sarung.

Kemudian dengan emosi, Jalis menarik tangan korban ke luar dan dibawa ke halaman, sambil diteriaki maling. Selanjutnya Jalis memberitahu Samhari, agar menyaksikan perbuatan adik kandungnya yang telah berselingkuh dengan korban, sehingga Ahmad, ayah kandung istrinya juga datang melihat, termasuk sejumlah tetangga sekitar juga berdatangan.

Saat itu juga, korban dihajar bersama empat tersangka menghajar koban secara bergangian. Tersangka Jalis, menghajar menggunakan bakiak. Sedang Ahmad menggunakan potongan pohoh jambu dan kedua tersangka lainnya menggunakan tangan kosong.

Setelah korban tidak sadarkan diri, korban dibiarkan tergeletak di halaman rumah tesangka. “Esok harinya, korban meninggal di rumah sakit. Sedang ketiga tersangka sudah kami tangkap dan kami tahan,” timpal Kasat Reskrim Tomy Prambana.

Tomy Prambana menjelaskan, sebenarnya kasus perselingkuhan yang dilakukan korban dengan istrinya itu sudah berlangsung lama. Waktu itu, tersangka dan keluarga istrinya sudah bertemu dengan korban dan dilakukan mediasi, agar korban berhenti mengganggu istrinya. Namun rupanya korban tetap berhubungan dengan istri tersangka, sehingga terjadilan penganiyaan itu.

Kepada Surya, tersangka Jalis, yang sudah dikaruniai dua anak mengaku, ia terpaksa menghajar korban lantaran  sakit hati, melihat seorang pria berada dalam kamar berdua dengan istrinya, yang diduga sudah melakukan tindakan tidak senonoh. “Kami tidak punya maksud untuk membunuhnya. Kami memukul orang itu hanya spontanitas karena sakit hati, melihat orang itu berdua dengan istri di dalam kamar,” papar Jalis.

Sementara menurut sumber, sebelum keluarga tersangka menegur korban, warga sekitar sudah memperingatkan korban jangan mengganggu istri orang lain. Tapi, korban sepertinya tidak mempedulikan dan nekat berselingkuh. “Biasanya Jalis itu pergi melaut berangkat sore pulang pagi hari. Tapi tadi malam, karena cuaca di laut tidak berhasabat, Jalis pulang lebih awal dan mendapatkan istrinya berdua di dalam kamar rumahnya,” kata salah seorang warga.(sin/muchsin)

Kumpulan berita Madura terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved