Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Surabaya

Selesai Makan Malam, Wanita di Surabaya Dapati Motornya Raib, Mau Lapor Polisi Gak Ada Kendaraan

Selesai makan malam, wanita di Surabaya mendapati motornya yang diparkir di depan rumah raib, mau lapor polisi tapi tak ada kendaraan lain.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Dokumentasi motor Honda Beat warna merah putih bernopol L-4030-SR milik Tika (28), warga Jalan Kapas Krampung Gang Buntu, Tambakrejo, Simokerto, Surabaya, yang hilang pada Selasa (4/1/2022) malam. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dua orang bandit satroni permukiman padat di kawasan Jalan Kapas Krampung Gang Buntu, Tambakrejo, Simokerto, Surabaya, Selasa (4/1/2022) malam. 

Sebuah motor Honda Beat warna merah putih bernopol L-4030-SR milik warga setempat, Tika (28), raib. 

Korban Tika mengungkapkan, insiden tersebut terjadi saat dirinya sedang makan malam di dalam rumah, sekitar pukul 19.00 WIB. 

Motornya itu, sejak awal, diparkir di bahu jalan gang, atau tepat depan rumahnya, dengan keadaan dikunci setir.

Baca juga: Pura-pura Mau Beli, Pria Asal Sidoarjo Gondol 3 Motor Mewah di Kota Madiun dalam Waktu Sehari

Namun, sekitar 30 menit kemudian, Tika malah mendapati motornya tidak lagi ada di tempat parkir semula. 

"Saya tinggal pas masuk rumah mau makan. Sekitar jam 7 (malam) saya keluar rumah udah gak ada. Sekitar setengah jam," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, Jumat (7/1/2022). 

Selain motor, Tika mengaku, dirinya juga kehilangan STNK motor tersebut yang disimpan di dalam bagasi jok motor. 

Akibat insiden pencurian tersebut, ia mengalami kerugian sekitar Rp 9 juta. 

Apalagi motor tersebut, merupakan kendaraan satu-satunya untuk beraktivitas keluarganya. 

Mulai dari mengantarkan keponakannya sekolah, hingga mengantarkan ibundanya. 

Berdasarkan informasi yang dihimpunnya dari para tetangga, Tika menduga, pelakunya berjumlah dua orang. 

"Tiap tahun selalu ada motor hilang di derah gang saya," katanya. 

Saking bingungnya, karena tidak ada kendaraan lagi, Tika mengaku, dirinya belum melaporkan insiden pencurian yang dialaminya itu ke polisi.

Meski begitu, ia berniat melaporkannya ke polisi.

"Gak ada yang antar. Motornya yang buat sehari-hari hilang. Jarak rumah ke kantor polisi juga lumayan jauh. (Wilayah) Simokerto. Ada (rencana lapor polisi)," pungkasnya. 

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved