Breaking News:

Berita Surabaya

UPDATE Pengejaran Pria Tendang Sesajen di Semeru, Polda Jatim Koordinasi dengan 2 Polda di Indonesia

Polda Jatim masih terus mengejar pria dalam video viral di media sosial (medsos) yang terekam membuang sesajen di lokasi terdampak erupsi Gunung Semer

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
Twitter
Tangkapan layar video pria tendang sesajen di Gunung Semeru. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA- Polda Jatim masih terus mengejar pria dalam video viral di media sosial (medsos) yang terekam tendang sesajen di lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, pihaknya yang tergabung dalam tim khusus pengusutan kasus tersebut, masih melakukan pengejaran terhadap pria dalam video yang beredar sejak Sabtu (8/1/2022) kemarin. 

"Anggota kami masih di lapangan, untuk melakukan pengejaran," ujarnya saat ditemui TribunJatim.com, di ruangannya, Rabu (12/1/2022). 

Gatot menambahkan, Polda Jatim juga telah berkoordinasi dengan pihak Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Guna, menelusuri kebenaran profil pria tersebut, sebagai upaya untuk mendeteksi sekaligus pengejaran

"Masih pengejaran, kami masih koordinasi dengan Polda NTB dan Polda DIY," jelasnya. 

Baca juga: Pria Tendang Sesajen di Semeru Resahkan Banyak Orang, Polda Jatim Telah Periksa Sejumlah Saksi

Disinggung mengenai status dan kepentingan pria tersebut mengakses lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru, hingga berujung pada pembuatan konten video yang akhirnya viral tersebut. 

Gatot masih enggan merincinya secara detail sebelum anggota melakukan proses pengambilan keterangan dalam agenda pemeriksaan, nantinya. 

"Kami masih dalam pengejaran. Intinya pria tersebut bukan warga setempat (warga Lumajang)," pungkas mantan Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya itu. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved