Berita Kabupaten Pasuruan

Dianggap Tebar Teror ke Wartawan, Kadispendikbud Kabupaten Pasuruan Dilaporkan ke Polisi

Dianggap menebar teror ke wartawan melalui pernyataan kontroversial, Kadispendikbud Kabupaten Pasuruan dilaporkan ke polisi.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Galih Lintartika
Juru Bicara Aliansi Wartawan Pasuruan, Henry Sulfianto melaporkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Hasbullah ke Polres Pasuruan, Kamis (20/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Karena ucapannya yang dinilai menyinggung profesi wartawan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Hasbullah dilaporkan ke Polres Pasuruan, Kamis (20/1/2022).

Laporan ini dilayangkan sejumlah wartawan setelah Hasbullah memberikan pernyataan kontroversial saat hari pertama dinas di Kantor Dispendikbud Kabupaten Pasuruan.

Secara tersirat, Hasbullah menyampaikan siapa yang mengganggu akan mati.

Juru Bicara Aliansi Wartawan Pasuruan sekaligus pelapor, Henry Sulfianto mengatakan, ancaman mati yang dialamatkan Hasbullah kepada lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan wartawan adalah pelanggaran hukum. 

Baca juga: Mengaku Khilaf, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan Tak Berniat Ancam Wartawan

Menurut dia, hal ini harus disikapi serius, karena menyangkut pencemaran nama baik, pengancaman dan provokasi. Tidak sepantasnya, seorang kepala dinas menyampaikan pernyataan seperti itu.

“Wartawan atau profesi jurnalis itu dilindungi undang-undang. Kami bekerja untuk kehidupan kami kenapa seorang kepala dinas mengatakan seperti itu, akan membunuh kami," kata Henry Sulfianto.

Surat laporan polisi bernomor LP/B/23/I/2022/SPKT/POLRES PASURUAN/POLDA JAWA TIMUR tanggal 20 Januari 2022, Hasbullah dilaporkan Henry melanggar pidana UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Pasal 28, UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 157 dan 335.

“Saya dan kawan-kawan akan mengawal terus perkara ini. Saya berharap, Polres Pasuruan menindaklanjuti perkara ini dengan tegas dan sesuai dengan bukti-bukti yang sudah ada," tambah Henry Sulfianto.

Sebelumnya, viral potongan video pidato Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Hasbullah yang baru saja dilantik Bupati Pasuruan, Senin (17/1/2022).

Dalam pidatonya itu, Hasbullah meminta perwakilan kepala sekolah agar tidak takut kepada siapapun yang mengganggu kepemimpinannya, termasuk LSM atau wartawan.

"Katek ganggu (kalau ganggu) kepemimpinanku, ganggu sekolahan ati-ati (hati-hati). Mati awakmu ngko yo! (mati kamu nanti ya!). Kepala sekolah semuanya gak usah takut sama LSM, sama siapa, wartawan. ini perwakilane iki ya (perwakilannya ini ya). Iki nyoting (ini merekam video), grup golongan wartawan LSM sebarin ya. Ojo sampek ganggu dadi mati (jangan sampai ganggu nanti jadi mati)," ujarnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved