Virus Corona

Positif Covid-19 Rapid Test Antigen Apakah Perlu Tes PCR? Begini Penjelasan Kemenkes hingga Satgas

Penjelasan Kemenkes dan Satgas Covid-19 tentang pertanyaan 'hasil tes positif Covid-19 dari antigen, perlukah tes PCR?'.

Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Melia Luthfi
Pasien National Hospital Surabaya saat melakukan tes PCR Covid-19, Selasa (17/8/2021). 

"Untuk rapid test reaktif dan PCR yang positif semuanya harus diisolasi baik yang tidak bergejala atau gejala ringan bisa isoman (isolasi mandiri) atau isoter (isolasi terpusat)," kata Alexander pada Kompas.com, Minggu (27/2/2022).

Ginting mengatakan, bagi pasien Covid-19 yang bergejala sedang dan memiliki komorbid tidak terkontrol, maka bisa dirujuk ke rumah sakit.

Sementara bagi yang hasil PCR-nya positif jika sudah tidak bergejala boleh exit test setelah 5 hari isoman (hari ke-6) dan jika negatif maka otomatis warna hitam berubah jadi warna hijau di Aplikasi PeduliLindungi.

"Bagi mereka yang menggunakan rapid test saja, isolasi menunggu 10 hari (revisi yang baru jadi 7 hari) dan bebas gejala 3 hari, maka Aplikasi PeduliLindungi akan berubah warna hijau secara otomatis," tutur Ginting.

Gejala Covid-19 Omicron

Dilansir dari laman Kemenkes, 4 Februari 2022, gejala terinfeksi varian Omicron menurut Kementerian Kesehatan dibedakan menjadi 5, yaitu:

1. Tanpa gejala/asimtomatik

Asimtomatik adalah tidak ditemukan gejala klinis.

2. Gejala ringan

Adapun yang dimaksud gejala ringan, yaitu pasien dengan gejala tanpa ada bukti pneumonia virus atau tanpa hipoksia, frekuensi napas 12-20 kali per menit dan saturasi oksigen lebih dari 95 persen.

Gejala umum yang muncul seperti:

  • Demam
  • Batuk
  • Kelelahan
  • Kehilangan nafsu makan
  • Napas pendek
  • Nyeri tulang.

Gejala tidak spesifik lainnya seperti:

  • Sakit tenggorokan
  • Kongesti hidung
  • Sakit kepala
  • Diare
  • Mual dan muntah
  • Hilang penciuman (anosmia) atau hilang pengecapan (ageusia).

3. Gejala sedang

Adapun yang dimaksud gejala sedang yakni dengan tanda klinis pneumonia seperti demam, batuk, sesak, napas cepat tanpa tanda pneumonia berat, dengan saturasi oksigen 93 persen.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved