Berita Lamongan

Sambut Ramadan, Pemkab Lamongan Pastikan Ketersediaan Sembako Cukup

Dalam hitungan hari, umat Islam di seluruh dunia akan segera memasuki bulan suci Ramadan 1443 H. Bersyukur pandemi Covid-19 mulai landai dan Lamongan

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/HANIF MANSHURI
Saat Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi didampingi Wabup Abdul Rouf 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Dalam hitungan hari, umat Islam di seluruh dunia akan segera memasuki bulan suci Ramadan 1443 H. Bersyukur pandemi Covid-19 mulai landai dan Lamongan ada pada level 1.

Pemerintah melonggarkan berbagai kebijakan, termasuk mulai diperbolehkannya ibadah secara berjamaah hingga mudik, dengan catatan tetap mematuhi protokol kesehatan dan telah  divaksin booster.

Adanya pelonggaran aktivitas ini disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan.

Namun agar tetap berada pada level aman dan tidak lagi terjadi lonjakan kasus covid-19 di Lamongan, Pemkab Lamongan bersama jajaran forkopimda Lamongan lebih awal melakukan sinergi terkait kesiapan pelaksanaan ibadah Ramadan

"Bagaimana kita memberikan rasa nyaman dan aman pada masyarakat dalam beribadah. Ini yang harus dipedomani," kata Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi kepada Tribun Jatim Network, Kamis (31/3/2022).

"Lamongan bersama seluruh anggota Forkopimda siap menyambut Ramadan," katanya.

Baca juga: Sidak ke Jembatan Balun yang Ambles, Ketua DPRD Jatim Singgung Soal Pembangunan Ring Road Lamongan

Tidak hanya persoalan kenyamanan dalam beribadah yang menjadi perhatian Yuhronur.

Pihaknya juga memastikan  stabilitas dan ketersediaan  sembako untuk masyarakat Lamongan. "Kita tetap akan melakukan operasi pasar dan juga menggelar beberapa pasar murah," ungkapnya.

Selain sembako, pemeliharaan jalan Lamongan masih pada beberapa proses seperti lelang, tapi paling tidak Idul Fitri ini targetnya, jalan di Lamongan yang benar-benar rusak parah agar segera dilakukan pemeliharaan, setidaknya ketika Ramadan masyarakat bisa lebih nyaman walaupun belum sepenuhnya jalan itu mulus.

Yuhronur  juga mengajak seluruh stakeholder di Pemerintahan Kabupaten Lamongan untuk saling melakukan koordinasi dan sinergi dalam upaya memberikan kenyamanan beribadah selama bulan suci Ramadan.

Baca juga: AHY Tunjuk Emil Dardak Jadi Ketua DPD Demokrat Jatim, Lucy Kurniasari: Tegak Lurus Keputusan Ketum

Pemkab segera mengintruksikan aturan dalam bulan Ramadan melalui edaran terkait pelaksanaan dan aturannya.

"Prokes tetap harus ditaati,  yakni masker, vaksin dan booster," tandasnya.

Pada kesempatan yang sama Sekda Kabupaten Lamongan Moh. Nalikan mengungkapkan, bahwa terkait stabilitas sembako dan bahan pokok yang biasanya cenderung naik saat Ramadan, pihaknya akan mengusahakan untuk menekan kenaikan harga sembako dan bahan pokok. 

"Kalau tidak bisa menekan kenaikan harga, setidaknya kami usahakan ketersediaan sembako ini tercukupi," katanya.

Terkait kesiapan dalam menghadapi arus mudik lebaran banyak hal yang perlu diperhatikan, termasuk adanya jalur alternatif bagi pengguna jalan, karena baru saja terjadi musibah patahnya jembatan di poros jalan nasional yang ada di Kabupaten Lamongan.

Menurutnya, Lamongan sudah masuk level 1, kegiatan keagamaan dan juga kaitannya dengan arus mudik lebaran  perlu kesiapan, agar level Lamongan yakni level 1 ini  tetap dapat terjaga. 

"Masyarakat tetap harus menaati prokes, minimal masker dan vaksin," pungkas Nalikan yang juga Satgas Covid-19 Lamongan ini.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved