Berita Pasuruan

Antisipasi Ambles, Jembatan Okabawes Bangil Pasuruan Disebut Harus Segera Ada Perbaikan

Satlantas Polres Pasuruan bersama Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) Pasuruan - Probolinggo dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan mengecek

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/GALIH LINTARTIKA
cek lokasi jembatan okabawes Bangil yang yang rusak. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Satlantas Polres Pasuruan bersama Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) Pasuruan - Probolinggo dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan mengecek kondisi Jembatan Okabawes di Kecamatan Bangil, Kamis (31/3/2022) pagi.

Jembatan ini kondisinya memprihatinkan. Lapisan penahan yang digunakan untuk melapisi jembatan ini sudah mengelupas. Bahkan, ada beberapa sisi lapisan plat besi ini yang sangat membahayakan pengguna jalan karena sudah keluar dari jembatan.

Di sisi lainnya juga, lapisan plat besi ini sudah ambles. Dikhawatirkan, jika tidak segera ada treatment atau perawatan, jembatan ini bisa ambles seperti Jembatan Balun di Lamongan. Ini adalah cara Satlantas Polres Pasuruan mencari solusi.

Selain kondisinya yang membahayakan, jembatan ini juga menjadi simpul penopang jalan raya pantura Surabaya - Banyuwangi atau sebaliknya.

Jembatan ini posisinya strategis dan cukup signifikan. Jika rusak, maka akan memutus jalan menuju Surabaya - Banyuwangi.

Sebelum pengecekan, pihak - pihak terkait sudah menggelar rapat koordinasi. Mereka merumuskan beberapa solusi untuk mengurai permasalahan ini. Salah satunya, memperbaiki dan membangun jembatan semi permanen untuk mengatasi masalah ini.

Baca juga: Pantura Gresik Macet Parah Dampak Jembatan Balun Ambles, Pengendara Mengeluh Terjebak Sejak Semalam

Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Yudhi Anugerah Putra mengatakan, pengecekan ini adalah upaya antisipasi agar jembatan yang setiap harinya dilalui ribuan kendaraan baik roda dua, empat atau bahkan lebih itu tidak ambles seperti yang di Lamongan.

Apalagi, kata dia, ini menjelang ramadhan dan sebentar lagi arus mudik lebaran. Ia tidak ingin jembatan ini ambles yang nantinya akan merugikan pengguna jalan. Maka dari itu, ia menginisiasi rapat koordinasi dengan BBJN dan Dishub untuk mencari solusi.

"Solusi utamanya ya perbaikan. Tadi kami sudah koordinasikan dan hasilnya memang harus segera ada perbaikan. Kemungkinan tidak permanen, tapi semi permanen. Ini hanya untuk sementara arus mudik lebaran agar bisa digunakan. Dan BBJN menyanggupi," katanya.

Dia menyampaikan, dengan begitu akan ada rekayasa lalu lintas. Ia menghimbau kepada masyarakat akan ada pengalihan arus lalu lintas mulai senin mendatang. Semua kendaraan lebih dari roda empat dialihkan masuk ke jalan tol dan dilarang masuk ke Bangil.

"Rekayasa lalu lintas ini dilakukan untuk mempercepat proses pengerjaan jembatan itu sendiri. Agar tidak menyita waktu yang lama dan pengerjaannya maksimal. Kemungkinan mulai senin depan akan diberlakukan. Besok akan kami sosialisasikan," terangnya.

Wahyu Wibowo, PPK Jalan Nasional Pasuruan - Probolinggo mengatakan, kondisi jembatan ini memang perlu perbaikan. Ia menyampaikan, sebenarnya beberapa waktu lalu, sudah ada perbaikan, namun memang kondisinya kurang maksimal.

"Ini kami siap melakukan perbaikan, tapi kemungkinan perbaikan semi permanen dulu. Yang penting, aman dilalui dan digunakan untuk arus mudik lebaran, dan tidak membahayakan. Kami akan segera memperbaiki, kemungkinan butuh wakti 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved