Berita Kota Malang
Jemur Pakaian di Lantai Dua, Warga Malang Dengar Suara Ledakan, Langsung Berteriak Minta Tolong
Jemur pakaian di lantai dua, warga Malang dengar suara ledakan, langsung berteriak minta tolong ke tetangga, penghuni rumah masih tertidur lelap.
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Rumah yang terletak di Jalan Karya Barat, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang milik Tutiani (54) terbakar pada Minggu (3/4/2022) siang.
Seorang saksi mata yang juga merupakan warga sekitar, Kanti (55) mengatakan, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 13.10 WIB.
"Saat itu, saya sedang menjemur pakaian di lantai dua belakang rumah. Tiba-tiba, terdengar suara ledakan satu kali dari arah rumah Tutiani. Setelah itu, terlihat ada asap mengepul disusul api yang langsung membesar dan membakar bagian atap rumah," ujarnya kepada TribunJatim.com.
Setelah itu, ia langsung berteriak minta tolong ke warga sekitar. Dirinya juga menghubungi anggota Bhabinkamtibmas.
"Warga sekitar segera datang ke rumah yang terbakar dan berusaha memadamkan dengan peralatan seadanya. Saat saya datang ke rumah yang terbakar itu, penghuni rumah masih tertidur dan belum tahu kalau rumahnya terbakar," jujurnya.
Tak berselang lama, dua unit mobil UPT Damkar Kota Malang tiba di lokasi kejadian dan segera memadamkan kebakaran.
"Sesampainya di lokasi kebakaran, kami segera memadamkan titik api. 22 menit kemudian, api berhasil kami padamkan," ungkap Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang, Teguh Budi Wibowo kepada TribunJatim.com.
Teguh Budi Wibowo mengungkapkan, pihaknya tidak menemui kendala dalam proses pemadaman. Karena lokasi kebakaran, mudah dijangkau oleh mobil pemadam.
"Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian kebakaran tersebut. Hanya kerugian materi saja yang diperkirakan lebih kurang Rp 70 juta. Dan untuk luas area yang terbakar sekitar 4 x 6 meter persegi," jelasnya.
Teguh juga menambahkan, kebakaran itu terjadi karena diduga alat pemanas air (water heater) mengalami korsleting listrik.
"Menurut penuturan pemilik rumah, terjadi korsleting pada water heater. Setelah itu, muncul percikan api yang kemudian menyambar ke bahan mudah terbakar yang berada di sekitarnya," pungkasnya.